iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Ramos-Horta : WNTL yang bekerja diluar negeri berperan penting dalam pembangunan ekonomi

Ramos-Horta : WNTL yang bekerja diluar negeri berperan penting dalam pembangunan ekonomi

Presiden Republik, José Ramos-Horta, berpartisipasi dalam dialog bersama masyarakat di Maubisse, Kotamadya Ainaro, Senin (13/10), dalam program TATOLI “Hakbesik”. Foto Tatoli

AINARO, 13 Oktober 2025 (TATOLI) – Presiden Republik, José Ramos-Horta, menegaskan bahwa warga negara Timor-Leste (WNTL) yang bekerja di luar negeri bukanlah budak di negara lain, tetapi merupakan warga negara yang terhormat dan berperan penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat berbicara dalam dialog bersama masyarakat di Maubisse, Kotamadya Ainaro, Senin (13/10), dalam program TATOLI “Hakbesik”.

Presiden Ramos-Horta mengingatkan bahwa program pengiriman tenaga kerja ke luar negeri merupakan salah satu langkah awal untuk membuka kesempatan bagi generasi muda Timor-Leste memperoleh pengalaman kerja, disiplin, dan keahlian.

“Saya yang memulai program kerja di luar negeri saat menjabat senagai Menteri Luar Negeri dan Kerjasama. Dulu saya pergi sendiri ke Korea Selatan, meminta agar mereka menerima pekerja muda Timor. Mereka belajar banyak hal, mengirim uang ke keluarga, dan sekarang sebagian telah sukses, ada yang membuka usaha, memperbaiki rumah, bahkan menyekolahkan anak-anak mereka,” ujar Ramos-Horta.

Ia menambahkan, para pekerja Timor-Leste di luar negeri berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional melalui kiriman uang (remitansi) setiap bulan yang mencapai ribuan dolar.

“Setiap bulan mereka bisa kirim dua ribu dolar. Mereka makan, tempat tinggal disediakan, dan mereka bekerja dengan disiplin. Karena itu, jangan ada yang menganggap mereka budak. Mereka pekerja keras dan terhormat,” tegasnya.

Presiden Republik juga menyampaikan bahwa pemerintah Australia dan Korea Selatan sangat menghargai pekerja Timor-Leste karena dikenal rajin dan jujur. Bahkan, banyak perusahaan meminta tambahan tenaga kerja dari Timor-Leste.

“Pemerintah dan masyarakat di Australia bilang, orang Timor rajin dan cepat belajar. Karena itu mereka ingin menambah jumlah pekerja dari Timor-Leste. Ini hal yang baik, dan kita harus terus menjaga kepercayaan ini,” jelas Horta.

Ia menegaskan, bekerja di luar negeri bukan hanya untuk mencari uang, tetapi juga untuk memperoleh pengalaman, kedisiplinan, dan etos kerja yang bisa diterapkan ketika kembali ke tanah air.

“Tujuannya bukan hanya uang. Anak muda pergi ke luar negeri untuk belajar disiplin dan tanggung jawab. Ketika pulang, mereka bisa buka usaha, perbaiki rumah, bantu keluarga, dan berkontribusi bagi pembangunan negara,” kata Presiden Ramos-Horta.

Program tenaga kerja luar negeri, menurut Ramos-Horta, harus disertai dengan perlindungan yang kuat bagi pekerja Timor-Leste di negara tujuan. Ia mengaku telah menjalin komunikasi dengan berbagai pemerintah asing untuk memastikan hak-hak pekerja tetap dilindungi.

“Saya sendiri mencari perlindungan bagi mereka di Australia dan negara lain. Kalau ada masalah, saya minta segera diselesaikan. Kita harus melindungi anak muda kita di mana pun mereka bekerja,” kata Kepala Negara.

Rerporter : Cidalia Fátima

Editor : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!