iklan

EKONOMI, HEADLINE

Presiden Ramos-Horta dan PM Xanana resmi tutup Dili International Trade Expo 2025

Presiden Ramos-Horta dan PM Xanana resmi tutup Dili International Trade Expo 2025

Presiden Republik, José Ramos- Horta, dan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, pada Senin (01/09) malam resmi menutup Dili International Trade Expo 2025 di Pusat Konvensi Dili. Foto Tatoli/Felicidade Ximenes

DILI, 01 September 2025 (TATOLI)— Presiden Republik, José Ramos- Horta, dan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, pada Senin (01/09) malam resmi menutup Dili International Trade Expo 2025 di Pusat Konvensi Dili (CCD).

Dalam acara penutupan itu, Presiden Republik, José Ramos-Horta, menyampaikan bahwa sektor swasta nasional maupun internasional yang berkontribusi besar terhadap lingkungan pameran yang positif turut mendukung promosi produk Timor-Leste sekaligus belajar dari produk-produk yang ditampilkan.

“Selamat dan sukses untuk pameran ini. Kami menghargai sektor swasta nasional maupun internasional dan menyampaikan terima kasih kepada perusahaan internasional yang hadir. Ini menunjukkan kapasitas Pemerintah dalam menyelenggarakan acara, bukan hanya hari ini, tetapi banyak acara besar yang telah diadakan di Timor-Leste,” kata Kepala Negara.

Berita terkait : Presiden Ramos-Horta akui DITE 2025 jadi platform promosi bagi investor asing

Sementara itu, Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão menekankan pentingnya sektor swasta nasional dan internasional memanfaatkan produk lokal Timor-Leste, seperti sorgum, yang dapat diolah menjadi tepung, makanan, dan produk lokal lainnya.

“Semua pihak harus bersatu sebagai orang Timor untuk memotivasi produksi lokal, mengurangi ketergantungan pada produk impor, dan memaksimalkan potensi sumber daya lokal,” ujarnya.

Dalam acara penutupan Expo, Perdana Menteri juga meminta Kementerian Pendidikan dan Kementerian Administrasi Negara untuk memanfaatkan produk lokal, termasuk sorgum, dalam program makanan sekolah.

“Sorgum Kay Rala merupakan bahan makanan yang kaya nutrisi dan dapat diolah menjadi sereal, kue, atau buah olahan yang bergizi bagi anak-anak kita,” kata PM Xanana.

Sementara itu, Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, menyatakan kepuasannya terhadap antusiasme dan partisipasi dalam peresmian Dili International Trade Expo 2025.

“Selama beberapa hari ke depan, kita akan dapat melihat potensi Timor-Leste, membangun jembatan komersial yang solid, dan menyatukan visi untuk masa depan. Masa depan perdagangan, kemitraan, dan pertumbuhan ekonomi akan tersebar luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebanyak 280 perusahaan berpartisipasi dalam Expo ini, terdiri dari 185 perusahaan mikro, kecil, dan menengah domestik, serta 95 perusahaan lintas batas. Hal ini menjadikan Expo sebagai pusat pertukaran ide bisnis dan peluang global.

Berita terkait : PM Xanana : Fokuskan DITE 2025 pada UMKM dan Ekspor Produk Lokal  

“Kesuksesan besar ini bukan kebetulan. Ini hasil dari kerja kolektif dan perencanaan yang matang, melibatkan 190 anggota delegasi internasional di Dili, termasuk pejabat pemerintah, pegawai publik senior, dan delegasi bisnis,” ujarnya.

Menteri Filipus menjelaskan bahwa secara sementara, volume transaksi langsung selama Expo diperkirakan lebih dari $1 juta, termasuk penjualan stan, konsumsi makanan, transportasi, akomodasi hotel dan restoran, serta remunerasi lainnya.

“Meskipun Expo baru dimulai, ini hanyalah permulaan. Selama lima hari, Pemerintah dan sektor swasta bekerja sama untuk mengubah interaksi menjadi investasi, kontrak, dan janji kemakmuran,” tambahnya.

Selama lima hari Expo berlangsung, digelar berbagai kegiatan penting seperti Talk Show, Business Match Making, penandatanganan Nota Kesepahaman antar peserta, pertunjukan budaya oleh seniman lokal, dan kegiatan untuk generasi muda.

Ada juga presentasi inovasi dari universitas dan perusahaan, peluang investasi dari pemerintah, pemerintah distrik, dan Kamar Dagang dan Industri, serta akses terhadap kredit bank.

Dili International Trade Expo 2025 resmi ditutup oleh Presiden José Ramos-Horta dan Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, dengan kehadiran perwakilan Kamar Dagang dan Industri Timor-Leste, Wakil Perdana Menteri, anggota pemerintah, delegasi internasional, sektor swasta, peserta pameran, dan lembaga terkait lainnya.

Pemerintah menyediakan dana sekitar $300 ribu untuk mendukung penyelenggaraan Dili International Trade Expo 2025. 

Expo tersebut telah dibuka secara resmi pada 28 Agustus dan berlangsung hingga 01 September 2025 dengan menampilkan 157 perusahaan lokal dengan 250 stan, serta diikuti 93 perusahaan internasional dari sembilan negara sahabat: Australia, Brunei Darussalam, Kamboja, China (termasuk Makau), Fiji, India, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Reporter : Felicidade Ximenes (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor   :  Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!