DILI, 11 Juni 2025 (TATOLI) – Dewan Menteri dalam rapat menyetujui pengajuan pencalonan Timor-Leste untuk menjadi tuan rumah Kongres Internasional IX Pendidikan Lingkungan Hidup Komunitas Negara-negara Berbahasa Portugis (CPLP) – EALUSÓFONA 2027.
Pencalonan Timor-Leste tersebut diusulkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup sementara yang saat ini sebagai Menteri Perhubungan dan Komunikasi, Miguel Marques Gonçalves Manetelu dalam rapat Dewan Menteri. Dimana, Timor-Leste mengusulkan Kongres Internasional itu direncakan akan diadakan Daerah Administratif Spesial Oe-Cusse Ambeno (RAEOA), pada tanggal 19 – 23 Juli 2027.
Menteri Miguel Marques Menetelu selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup Sementara mengatakan bahwa acara tersebut direncanakan akan diselenggarakan di Oecusse pada tanggal 19 hingga 23 Juli 2027.
“Hari ini saya meminta Dewan Menteri untuk menyetujui resolusi karena pada bulan Juli akan ada kongres pendidikan lingkungan hidup negara-negara berbahasa Portugis di Brasil, kongres tersebut akan diadakan tahun ini, dan dua tahun ke depan, dan kami (Timor-Leste) akan mengajukan diri sebagai kandidat untuk menjadi tuan rumah kongres pendidikan lingkungan hidup di Timor-Leste pada tahun 2027,” kata Menteri Miguel kepada wartawan usai rapat Dewan Menteri, di kantor Pemerintah, Rabu ini.
Ia menggarisbawahi bahwa Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup akan memimpin, tetapi akan melibatkan semua kementerian terkait terutama Pementerian Pendidikan Tinggi karena akan melibatkan mahasiswa, termasuk masyarakat sipil.
Menurutnya, Kongres ini merupakan platform multilateral yang istimewa untuk berbagi pengalaman, mempromosikan kerja sama internasional, dan mengembangkan strategi pendidikan lingkungan hidup bersama.
Anggota Pemerintah itu menegaskan bahwa jika diselenggarakan acara ini di Timor-Leste akan membantu meningkatkan kesadaran lingkungan di negara ini dan, mendorong berbagi praktik baik dan mengonsolidasikan peran aktif Timor-Leste dalam mempromosikan keberlanjutan ekologi di wilayah CPLP, pada saat dunia sedang menghadapi krisis lingkungan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil laporan dari rapat Dewan Menteri, yang diakses Tatoli menyebutkan Kongres ini merupakan platform multilateral istimewa untuk berbagi pengalaman, mempromosikan kerja sama internasional, dan mengembangkan strategi pendidikan lingkungan bersama. Dimana, penyelenggaraan acara ini di Timor-Leste akan membantu meningkatkan kesadaran lingkungan di negara tersebut, mendorong berbagi praktik baik, dan mengonsolidasikan peran aktif Timor-Leste dalam mempromosikan keberlanjutan ekologis dalam CPLP, dalam konteks di mana dunia tengah menghadapi krisis lingkungan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Dewan Menteri juga memutuskan untuk menugaskan Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup untuk mengoordinasikan, bersama dengan kementerian terkait dan mitra nasional dan internasional, semua tindakan yang diperlukan untuk persiapan, penyelenggaraan, dan penyelenggaraan Kongres, termasuk proses aplikasi formal.
Pengajuan permintaan pembiayaan bersama sebesar U$150 ribu kepada Dana Khusus CPLP juga disahkan, dalam lingkup total anggaran yang diperkirakan sebesar U$500 ribu, yang disiapkan melalui kemitraan dengan Pusat Pendidikan dan Informasi Lingkungan Hidup (CEIA), Asosiasi Pendidikan Lingkungan Hidup Portugis (ASPEA), dan Jaringan Pendidikan Lingkungan Hidup Lusophone (REDELUSO).
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




