iklan

EKONOMI, HEADLINE

Pemerintah setujui proyek arsitektur DICC, fokus persiapan Keketuaan ASEAN 2029

Pemerintah setujui proyek arsitektur DICC, fokus persiapan Keketuaan ASEAN 2029

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, memimpin rapat Dewan Menteri, di kantor Pemerintah, Rabu (08/04). Foto Tatoli /Francisco Sony

DILI, 08 April 2026 (TATOLI) – Pemerintah melalui rapat Dewan Menteri hari ini, menyetujui proyek arsitektur pembangunan Pusat Konvensi Internasional Dili atau Dili International Convention Center (DICC), sebagai bagian dari persiapan Timor-Leste menyongsong Keketuaan ASEAN pada 2029.

Persetujuan tersebut diambil setelah Dewan Menteri menerima proposal model arsitektur yang dipresentasikan oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Francisco Kalbuadi Lay.

“Proyek ini dirancang sebagai infrastruktur utama untuk mendukung penyelenggaraan berbagai pertemuan ASEAN, termasuk KTT Kepala Negara dan Pemerintahan serta forum berskala besar lainnya,” sebut laporan rapat Dewan Menteri yang diakses TATOLI.

Pusat konvensi baru ini akan dibangun di kawasan bekas Pelabuhan Dili, tepat di tepi Teluk Dili. Kompleks tersebut mencakup gedung utama dengan fasilitas ruang konferensi, auditorium, serta paviliun pameran. Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan area penunjang seperti ruang rekreasi dan pariwisata, jalur pejalan kaki di sepanjang dermaga, akuarium, serta pusat hiburan dan komersial.

Sebelumnya, pada 24 September 2025, Presiden Republik, José Ramos-Horta bersama Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão dan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Seri Anwar Ibrahim, telah meluncurkan desain awal proyek DICC di Pelabuhan Dili. Peluncuran tersebut menandai langkah penting dalam implementasi konsep Blue Economy sekaligus upaya revitalisasi kawasan pesisir ibu kota.

Berita terkait : PM Malaysia Anwar ikut luncurkan desain proyek Dili International Convention Center

Perdana Menteri Xanana Gusmão saat itu menegaskan bahwa pembangunan DICC merupakan bagian dari transformasi nasional serta kesiapan Timor-Leste dalam integrasi ASEAN, termasuk kemungkinan menjadi Ketua ASEAN pada 2029.

Ia juga menekankan bahwa fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk penyelenggaraan konferensi internasional, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan destinasi wisata yang memperkenalkan kekayaan hayati laut Timor-Leste kepada masyarakat lokal maupun pengunjung internasional.

Pemerintah menargetkan pembangunan DICC dapat rampung sebelum 2029, sehingga mampu mendukung pelaksanaan seluruh agenda ASEAN yang akan dihadiri oleh negara-negara anggota di Dili.

Proyek strategis nasional ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Timor-Leste di tingkat regional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan sektor pariwisata, serta membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor :  Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!