DILI, 29 Mei 2025 (TATOLI)— Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian, Jose Ramos Horta menganugerahi penghargaan ‘Colar Ordem Timor – Leste’ kepada Duta Besar Brunei Darusalam di Timor- Leste, Wan Hadfi Lutfan bin Haji Abdul Latif.
Pemberian penghargaan dianugehi oleh Presiden Republik, Jose Ramos Horta di Istana Negara, Bairro Pite, Dili, rabu (28/05) malam. Pemberian penghargaan dilakukan sebagai pengakuan atas pengabdian diplomatik Dubes Wan Hadfi Lutfan bin Haji Abdul Latif yang luar biasa selama menjabat sebagai Dubes Brunei Darusalam di Timor – Leste.
Dalam siaran pers yang diakses Tatoli, menyebutkan bahwa selama masa jabatan sebagai Duta Besar Wan Hadfi telah melakukan hubungan bilateral antara Timor-Leste dan Brunei Darussalam dengan membuat kemajuan yang belum pernah terjadi sebelumnya melalui kunjungan kenegaraan timbal balik antara Sultan Brunei Darussalam, H.M. Sultan Haji Hassanal Bolkiah dan Presiden Horta, serta penandatanganan perjanjian kerjasama penting lainnya.
Pencapaian penting selama masa jabatannya termasuk memperkuat kerja sama dalam ilmu pendidikan tinggi melalui proyek tinjauan kebijakan TVET SEAMEO VOCTECH, kolaborasi perawatan kesehatan yang menghasilkan akreditasi sementara untuk Dili Medical Center, memperluas kemitraan sektor swasta yang dipimpin oleh perusahaan-perusahaan seperti East Timorese Industrial dan Garal Industries dari Dewan Bisnis BIMP-EAGA.
“Duta Besar Wan Hadfi Lutfan mencontohkan tradisi diplomasi terbaik melalui kerja kerasnya untuk memperkuat hubungan antara Timor-Leste dan Brunei Darussalam. Upayanya selama dua tahun terakhir telah menciptakan landasan kerja sama yang menguntungkan kedua bangsa kita untuk generasi mendatang,” kata Presiden Horta dalam siaran pers itu.
Pemberian penghargaan tersebut dalam acara jamuan coktail formal bagi para Duta Besar Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Timor-Leste untuk memperingati Keputusan bersejarah penerimaan Timor- Leste sebagai anggota ASEAN yang ke-11 di bulan Oktober mendatang.
Perayaan ini merupakan tindak lanjut dari Deklarasi penting Presiden ASEAN yang dikeluarkan pada KTT ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26-27 Mei 2025, yang secara resmi mengumumkan keputusan kolektif para Pemimpin ASEAN untuk menerima Timor-Leste sebagai negara anggota ASEAN untuk ke-11 kalinya yang akan diformalkan pada KTT ASEAN ke-47 pada Oktober 2025.
Pencapaian ini merupakan puncak dari lima dekade keterlibatan diplomatik, dimulai dengan diskusi awal Presiden Horta dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Bapak Adam Malik, di Jakarta pada tahun 1974, dan diformalkan melalui surat pernyataan Timor-Leste untuk bergabung dengan ASEAN pada tahun 2011.
“Pengakuan ini merupakan perwujudan mimpi yang dimulai lebih dari 50 tahun yang lalu dan mencerminkan dedikasi kuat para pemimpin Timor-Leste, baik dulu maupun sekarang, yang percaya pada visi ASEAN. Hari ini, kita tidak hanya merayakan penerimaan kita, tetapi juga komitmen kita untuk bekerja lebih keras saat kita bersiap untuk berkontribusi pada kemakmuran bersama komunitas ASEAN dan stabilitas regional,” kata Presiden Horta.
Kepala Negara juga menyampaikan rasa terima kasihnya yang sebesar-besarnya kepada semua Negara Anggota ASEAN atas solidaritas dan dukungan kuat mereka selama perjalanan aksesi Timor-Leste, serta kepada mitra pembangunan atas komitmen berkelanjutan mereka.
Timor-Leste kini siap untuk mengembang tanggung jawab penuhnya sebagai anggota ASEAN dan berkontribusi secara signifikan dalam membangun Komunitas ASEAN yang bersatu, damai, dan tangguh.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




