DILI, 07 Februari 2023 (TATOLI)— Presiden Republik, Jose Ramos Horta akan mengundang ilmuwan dari luar negeri untuk melihat secara langsung Gerhana Matahari Hibrida yang akan muncul di langit Timor-Leste (TL) pada 20 april 2023 ini.
“Gerhana Matahari Hibrida akan muncul di TL pada 20 april mendatang, dan ini merupakan salah satu kejadian besar, dimana banyak orang di dunia ingin melihat langsung. Sehingga banyak orang yang ingin datang ke TL. Saya sendiri secara resmi mengundang para ilmuwan dari Jerman dan juga ilmuwan dari berbagai negara lainnya untuk datang ke TL agar dapat mempelajari langsung reaksi saat terjadinya Gerhana Matahari Hibrida,” jelas Presiden Horta kepada wartawan Istana Kepresiden Dili, selasa ini.
Berita terkait : 20 april, Gerhana Matahari Hibrida muncul di Timor-Leste dengan tiga jenis fenomena
Selain itu, Kepala Negara juga meminta kepada masyarakat di Timor-Leste untuk tidak melihat langsung kejadian Gerhana Matahari Hibrida tanpa menggunakan kacamata spesial karena dapat menyebabkan kebutaan.
“Pihak keamanan Polisi Nasional Timor Leste (PNTL) harus siap siaga, dan juga didukung F-FDTL (Angkatan Pertahanan Bersenjata Timor-Leste) dan otoritas daerah, jika masyarakat yang akan melihat Gerhana Matahari harus menggunakan kacamata khusus,” kata Presiden Horta.
Diungkapkan, Gerhana Matahari tersebut akan terjadi di seluruh dunia namun hanya Timor-Leste dan Papua Indonesia yang akan melihat dengan jelas kejadian langkah itu. Karena, Gerhana Matahari tersebut terjadi setiap 300 tahun sekali.
Kepala Negara juga, meminta kepada masyarakat untuk mempersiapkan diri, saat Gerhana Matahari itu muncul. Di Timor-Leste Kotamadya Lautem dan Viqueque yang akan melihat dengan jelas fenomena tersebut.
Berita terkait : Gerhana Matahari Hibrida muncul di langit Timor-Leste pada 20 april 2023
Fenomena alam Gerhana Matahari Hibrida akan terjadi di langit Timor-Leste pada 20 april 2023. Gerhana Matahari Hibrida adalah gerhana matahari yang tampak dari sebagian wilayah bumi sebagai gerhana matahari total, tetapi di sebagian wilayah lain tampak sebagai gerhana matahari cincin.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




