Top

Timor-Leste dan Inggris tegaskan komitmen pererat hubungan kerja sama

Duta Besar Inggris non-residen, Dominic Jeremy, bertemu Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão di Kantor Pemerintah, Dili. Foto GPM

DILI, 29 September 2026 (TATOLI) – Duta Besar Inggris non-residen, Dominic Jeremy, bertemu Perdana Menteri (PM) Kay Rala Xanana Gusmão  untuk membahas penguatan dan pengembangan kerja sama bilateral antara Timor-Leste dan Inggris.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pemerintah, Dili, pada  Senin (28/09), sebagai kesempatan untuk menegaskan kembali persahabatan dan mempererat hubungan kerja sama antara kedua negara.

“Pertemuan ini menegaskan kembali kerja sama bilateral antara Timor Leste dan Inggris,” ujar Duta Besar Dominic Jeremy kepada para wartawan usai pertemuan dengan Kepala Pemerintah.

Diplomat Inggris tersebut mengatakan bahwa, sebagai mitra dialog ASEAN, Inggris telah menandai lima tahun kemitraan  dengan ASEAN pada tahun 2026. Ia juga menyatakan kepuasannya atas aksesi Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN, yang kini telah berjalan hampir satu tahun.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi saya dan Perdana Menteri untuk meninjau kembali persahabatan kami serta menetapkan tujuan mengenai bagaimana kami ingin mengembangkan persahabatan ini di masa depan. Melalui pertemuan ini, kami melihat bahwa persahabatan antara Timor Leste dan Inggris terus berkembang,” tegasnya.

Dominic Jeremy juga mengatakan bahwa pada tahun 2000, ia mewakili Inggris selama masa Pemerintahan Transisi Perserikatan Bangsa-Bangsa di Timor-Leste (UNTAET) dan turut serta dalam proses pembentukan negara baru Timor-Leste.

“Saya sangat senang bahwa hubungan antara Timor-Leste dan Inggris telah menjadi semakin kuat. Hal ini sangat penting bagi saya karena saya telah bekerja di Timor-Leste dan menyaksikan perkembangan hubungan ini sepanjang masa tersebut. Melalui pertemuan ini, kami bersama-sama memikirkan cara untuk lebih memajukan kerja sama bilateral antara kedua negara,” ujarnya.

Duta Besar Inggris juga menyampaikan bahwa lebih dari 30.000 warga Timor-Leste tinggal di Inggris dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi negara tersebut. Mereka juga memberikan kontribusi kepada keluarga di Timor-Leste melalui pengiriman uang (remitansi).

Dalam pertemuan tersebut, PM Xanana Gusmão dan Duta Besar Dominic Jeremy juga membahas program beasiswa bagi warga Timor-Leste untuk melanjutkan studi di Inggris, sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!