Top

Monumen – Taman Memorial diresmikan : Tanda penghormatan atas pengabdian mereka pada Gereja dan rakyat

Monumen dan Taman “Jardim Memorial dos Bispus, Clerigos, religiosos, religiosas” diresmikan. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

DILI, 09 September 2026 (TATOLI) –   Gereja Katolik  bersama pemerintah Timor-Leste meresmikan sebuah monumen dan Taman dengan nama “Jardim Memorial dos Bispus, Clerigos, religiosos, religiosas” atau Taman Memorial bagi Para Uskup – Kaum Klerus dan Religius.

Monumen dan Taman Memorial itu diberkati oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Metropolitan Dili sekaligus Ketua Konferensi Waligereja Timor (CET), Kardinal Dom Virgílio do Carmo da Silva, SDB, didampingi oleh Uskup Keuskupan Baucau, Dom Leandro Maria Alves, dan Uskup Keuskupan Maliana, Dom Norberto Amaral.

Sementara itu, Monumen dan Taman Memorial itu diresmikan oleh pemerintah diwakili Menteri Administrasi Negara (MAE), Tomas do Rosário Cabral, Menteri Pekerjaan Umum, Samuel Marçal, Menteri Pendidikan, Dulce de Jesus Soares dan dari pihak Gereja dilakukan oleh Uskup Agung Keuskupan Agung Metropolitan Dili sekaligus Ketua  CET, Kardinal Dom Virgílio do Carmo da Silva, SDB, dan Uskup Keuskupan Baucau, Dom Leandro Maria Alves.

Acara presmian Monumen dan Taman “Jardim Memorial dos Bispus, Clerigos, religiosos, religiosas”. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

Monumen dan Taman Memorial tersebut ada di lingkungan Gereja Katedral Dili yang diresmikan pada Rabu (09/09). Dimana, Monumen dan Taman Memorial itu  didirikan untuk didedikasikan mengenang mendiang para prelatus, sebagai tanda penghormatan, rasa terima kasih, dan kenangan atas pengabdian mereka kepada Gereja dan rakyat Timor-Leste, khususnya selama masa-masa sulit dalam sejarah Timor-Leste.

Dalam Portal CET yang diakses, disebutkan bahwa dalam acara peresmian tersebut, Ketua Konferensi Waligereja Timor (CET), Kardinal Dom Virgílio do Carmo da Silva, SDB, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Konstitusional ke-IX, khususnya kepada Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, atas inisiatif dan dukungannya  dalam pembangunan monumen tersebut.

Di tempat yang sama, Kardinal Virgílio menjelaskan bahwa monumen ini bukan sekadar struktur arsitektur, melainkan sebuah tempat bagi masyarakat, umat beriman, dan pengunjung untuk merenungkan serta memahami kontribusi besar para prelatus dan kaum hidup bakti bagi Gereja dan masyarakat Timor-Leste.

Monumen ini memadukan berbagai simbol penting, termasuk Salib, Mitra Uskup (Tutup kepala atau mahkota formal yang dikenakan oleh seorang uskup), serta gambar atau foto para mendiang uskup yang mencerminkan panggilan episkopal, pelayanan pastoral, dan kesaksian hidup mereka di tengah umat.

Monumen dan Taman “Jardim Memorial dos Bispus, Clerigos, religiosos, religiosas”. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

Dikataka, Monumen ini juga memuat elemen-elemen yang mengenang warisan mereka di bidang pastoral, pendidikan, dan karya amal, serta kontribusi mereka terhadap kehidupan sosial dan politik pada masa-masa penting dalam sejarah Timor-Leste.

Kardinal Virgílio juga menyampaikan apresiasinya kepada pihak pemerintah serta tim teknis yang terlibat langsung dalam proyek dan pembangunan monumen tersebut.

Beliau juga menekankan bahwa sebagian besar pekerja dan teknisi adalah warga Timor yang bekerja selama berbulan-bulan dalam kondisi sulit demi memastikan pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan sukses.

Pemimpin Gereja tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada perusahaan konstruksi dan para pekerja, termasuk tim teknis yang—bersama dengan pihak Gereja dan Pemerintah yang melaksanakan proses perancangan dan pembangunan hingga monumen tersebut siap dan  diresmikan hari ini.

Peresmian monumen dan Taman Memorail tersebut merupakan cara untuk melestarikan memorial serta memberikan penghormatan kepada para Uskup, Imam, dan kaum religius yang telah memberikan kontribusi dan pengorbanan bagi rakyat dan proses perjuangan kemerdekaan Timor-Leste.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!