Top

Pemerintah dedikasikan tiga hari rayakan 51 HUT FALINTIL di Baucau

Mendiang almarhum Onda (memegang bendera FALINTIL) bersama rekan-rekan gerilyawannya di hutan. Foto spesial

DILI, 14 Agustus 2026 (TATOLI) – Kementerian Pertahanan bersama FALINTIL–Forças de Defesa de Timor-Leste (F-FDTL) akan menggelar rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 FALINTIL selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Agustus 2026, di Kotamadya Baucau.

Berdasarkan agenda resmi Kementerian Pertahanan dan F-FDTL, peringatan tahun ini mengusung tema “Penghormatan kepada Para Martir, Komitmen terhadap Stabilitas dan Perdamaian”, dengan sejumlah kegiatan yang dipusatkan di Baucau, Fatumaka serta kawasan Soru Lai–Gunung Matebian.

Menteri Pertahanan, Donaciano do Rosário da Costa Gomes “Pedro Klamar Fuik”, bersama Kepala Staf Umum F-FDTL, Letnan Jenderal Domingos Raúl “Falur Rate Laek”, mengundang para pejabat dan tamu untuk menghadiri upacara resmi peringatan ke-51 FALINTIL yang akan berlangsung pada 20 Agustus di Soru Lai, Baucau.

Peringatan tersebut didedikasikan untuk mengenang para martir tanah air, veteran dan generasi Resistensi, sekaligus menegaskan kembali komitmen nasional terhadap persatuan, stabilitas dan perdamaian.

Rangkaian perayaan dimulai pada 18 Agustus dengan misa syukur di Katedral Baucau pada pukul 09.00 waktu setempat. Setelah misa, peserta akan menuju Ossuário dos Heróis de Fatumaka untuk mengheningkan cipta selama satu menit, melakukan peletakan bunga dan memberikan penghormatan kepada para pahlawan.

Pada malam harinya, pukul 19.30 waktu setempat akan digelar pemutaran film atau dokumenter mengenai sejarah perjuangan Resistensi yang diperuntukkan bagi masyarakat.

Sementara pada 19 Agustus, kegiatan dimulai dengan ziarah menuju Gunung Matebian. Ziarah akan melewati sejumlah tempat bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan Resistensi sekaligus menjadi kesempatan untuk membagikan sejarah perjuangan kepada para peserta.

Pada pukul 18.30 hingga 21.00, rangkaian dilanjutkan dengan ritual tradisional yang mencakup ritus simbolis pemotongan akar dan pemecahan batu, penyerahan simbolis besi sakral serta foto resmi. Setelah itu, pada pukul 21.00, kembali digelar pemutaran film atau dokumenter mengenai perjuangan Resistensi.

Puncak perayaan berlangsung pada 20 Agustus dengan upacara resmi dan parade militer di Lapangan Parade Soru Lai mulai pukul 08.00 hingga 09.45.

Usai parade militer, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti “Caminho da Resistência” (Jalan Resistensi) pada pukul 09.50, yang melibatkan para pejabat, veteran, delegasi internasional dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga akan dimeriahkan dengan musik nasional di area panggung budaya Soru Lai.

Seluruh rangkaian perayaan HUT ke-51 FALINTIL dijadwalkan ditutup secara resmi pada pukul 17.30 hingga 18.00 di Soru Lai.

FALINTIL dibentuk pada 20 Agustus 1975 dan menjadi kekuatan bersenjata dalam perjuangan Resistensi Timor-Leste. Peringatan ke-51 tahun ini tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah perjuangan dan pengorbanan para martir, tetapi juga untuk meneruskan nilai persatuan serta komitmen terhadap stabilitas dan perdamaian kepada generasi berikutnya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!