DILI, 24 Juni 2026 (TATOLI) – Seorang pekerja migran asal Timor-Leste, Idelfonso Saturnino dos Santos, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah Daebudo, Provinsi Gyeonggi-do, Korea Selatan, pada Rabu pagi waktu setempat.
Informasi tersebut disampaikan Sekretariat Negara Pelatihan Profesional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE) melalui Direktur Direktorat Nasional Ketenagakerjaan Luar Negeri (DNEE), João Correia, yang menyebut pihaknya telah menerima laporan resmi mengenai insiden tersebut.
João Correia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima, kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 pagi waktu setempat ketika Idelfonso mengendarai sepeda motor menuju tempat kerjanya. Namun, di tengah perjalanan ia kembali ke rumah untuk mengambil barang yang tertinggal. Saat melintasi sebuah persimpangan, sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah kendaraan roda empat.
“Menurut informasi yang kami terima, korban sedang mengendarai sepeda motor menuju tempat kerja. Setelah itu ia kembali ke rumah untuk mengambil sesuatu yang tertinggal. Dalam perjalanan, terjadi tabrakan antara sepeda motor yang dikendarainya dengan sebuah kendaraan di persimpangan jalan,” kata João Correia kepada TATOLI melalui sambungan telepon, Rabu.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian Korea Selatan masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui kronologi lengkap serta menentukan tanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
“Setelah investigasi selesai, pihak berwenang akan menyampaikan informasi resmi kepada pihak terkait, termasuk Kedutaan Besar Timor-Leste di Korea Selatan,” ujarnya.
Idelfonso berangkat ke Korea Selatan pada 28 Februari 2022 melalui Program Pekerja Asing (Employment Permit System/EPS). Selama lebih dari tiga tahun, ia bekerja di perusahaan Hyunsusan yang berlokasi di Seocheon-gun, Provinsi Chungcheongnam-do.
Pada Oktober 2025, ia berpindah ke perusahaan Songbeksusan yang berlokasi di Daebudo, Provinsi Gyeonggi-do. Ia bekerja di perusahaan tersebut hingga terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawanya.
Berdasarkan data yang diperoleh TATOLI, Idelfonso Saturnino dos Santos lahir di Baucau pada 6 Juli 1993. Ia merupakan anak sulung dari delapan bersaudara yang terdiri dari empat laki-laki dan empat perempuan.
Ibunya, Inacia, masih hidup, sementara ayahnya, Paul dos Santos, telah meninggal dunia pada 2019. Idelfonso menikah pada 2024 dan meninggalkan seorang istri serta seorang anak perempuan.
Sementara itu, Asisten Atase Ketenagakerjaan Timor-Leste di Korea Selatan, José Sebastião Coli Soares, mengatakan tim Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Timor-Leste di Republik Korea telah mendatangi lokasi kejadian dan rumah sakit untuk memberikan pendampingan serta memastikan penanganan terhadap jenazah korban.
Tim tersebut terdiri dari José Sebastião Coli Soares bersama Benjamim da Silva Bano selaku Focal Point Atase Ketenagakerjaan yang turun langsung ke lokasi kecelakaan pada 24 Juni.
Menurut keterangan Kedutaan Besar Timor-Leste di Korea Selatan, kecelakaan terjadi antara pukul 06.30 hingga 06.50 pagi waktu setempat di kawasan Daebudo, tidak jauh dari tempat tinggal korban. Hingga saat ini, proses investigasi masih berlangsung dan hasil resmi dari kepolisian Korea Selatan masih menunggu penyelesaian penyelidikan.
Kedutaan Besar Timor-Leste di Korea Selatan bersama SEFOPE juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga terkait untuk mengurus proses administrasi dan repatriasi jenazah ke Timor-Leste.
Proses dokumentasi dan persiapan pemulangan jenazah masih berlangsung sesuai prosedur yang berlaku guna memastikan jenazah Idelfonso Saturnino dos Santos dapat segera dipulangkan dan diserahkan kepada keluarganya di Timor-Leste.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




