PM Xanana dorong penguatan peran CPLP di tengah ketidakpastian global

DILI, 23 Juni 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, mendorong penguatan peran Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks dan tidak menentu. Seruan tersebut disampaikan saat kunjungan resmi ke kantor pusat CPLP di Lisbon, Portugal, Senin (22/06).
Dalam pertemuan dengan para Perwakilan Tetap negara-negara anggota CPLP dan Sekretaris Eksekutif CPLP, Maria de Fátima Monteiro Jardim, PM Xanana menegaskan bahwa situasi internasional saat ini yang ditandai oleh ketidakpastian dan instabilitas menuntut penguatan multilateralisme, dialog, dan kerja sama antarnegara.
“Kita perlu memperkuat multilateralisme dan kerja sama untuk menjawab tantangan global yang semakin kompleks. CPLP memiliki peran penting untuk terus menjadi ruang dialog, solidaritas, dan kolaborasi antarbangsa,” kata PM Xanana.
Kunjungan tersebut berlangsung pada saat CPLP memperingati 30 tahun berdirinya organisasi yang menaungi negara-negara berbahasa Portugis di berbagai belahan dunia. Menurut Xanana, momentum tersebut menjadi kesempatan penting untuk menegaskan kembali nilai persatuan dalam keberagaman yang selama ini menjadi fondasi organisasi tersebut.
“Perayaan ini menjadi peluang untuk memperkuat ikatan sejarah, budaya, dan politik yang menyatukan masyarakat negara-negara berbahasa Portugis,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, para peserta membahas sejumlah isu strategis yang menjadi prioritas CPLP, termasuk peningkatan mobilitas warga antarnegara anggota, pendalaman integrasi ekonomi, penguatan kerja sama sektoral, serta pengembangan kolaborasi di bidang maritim dan kelautan.
PM Xanana juga menyoroti pentingnya memperluas hubungan CPLP dengan kawasan strategis lainnya, khususnya ASEAN. Menurutnya, kemitraan yang lebih erat dengan kawasan Asia Tenggara akan membuka peluang baru bagi kerja sama ekonomi, pembangunan, dan pertukaran antar masyarakat.
Ia menambahkan bahwa CPLP yang mewakili ratusan juta penduduk di berbagai benua memiliki tanggung jawab besar dalam mempromosikan martabat manusia, perdamaian, keadilan, dan perlindungan lingkungan hidup.
“Timor-Leste menjalankan Ketua Pro Tempore CPLP dengan penuh tanggung jawab dan komitmen terhadap nilai-nilai tersebut,” tegasnya.
Sebagai negara yang saat ini memegang Ketua Pro Tempore CPLP, Timor-Leste berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dan solidaritas di antara negara-negara anggota. Dalam kesempatan itu, PM Xanana juga mengundang seluruh anggota dan pengamat asosiasi CPLP untuk menghadiri Pertemuan Dewan Menteri CPLP yang akan berlangsung di Dili pada Agustus 2026.
Sementara itu, Sekretaris Eksekutif CPLP, Maria de Fátima Monteiro Jardim, memberikan apresiasi atas kepemimpinan Timor-Leste dalam menjalankan Ketua Pro Tempore organisasi tersebut. Ia menilai Timor-Leste telah menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan agenda-agenda prioritas CPLP.
Menurutnya, berbagai inisiatif yang didorong Timor-Leste, terutama di bidang mobilitas, kerja sama ekonomi, pembangunan berkelanjutan, dan penguatan hubungan dengan kawasan strategis lainnya, mencerminkan visi yang jelas untuk memperkuat relevansi CPLP di tingkat global.
Maria de Fátima Jardim juga menegaskan dukungan penuh Sekretariat CPLP terhadap persiapan Pertemuan Dewan Menteri CPLP di Dili dan menyatakan keyakinannya bahwa Timor-Leste akan terus memberikan kontribusi penting bagi penguatan organisasi tersebut di tengah dinamika internasional yang terus berkembang.
Dalam kunjungan itu, Perdana Menteri Xanana Gusmão didampingi Menteri Kehakiman Sérgio da Costa Hornai, Menteri Pendidikan Dulce de Jesus Soares, Duta Besar Timor-Leste untuk CPLP Natália Carrascalão, Duta Besar Timor-Leste untuk Portugal Manuel de Araújo Serrano, Kepala Kantor Perdana Menteri Elizabeth Exposto, serta Inês Araújo Gonçalves.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

