DILI, 02 Juni 2026 (TATOLI) – Pertemuan Menteri Pertahanan Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP) ke – 25 diadakan di Hotel Palm Spring, Dili, Timor-Leste pada Selasa (02/06/2026). Timor-Leste melalui Menteri Pertahanan, Donaciano da Costa Gomes ‘Pedro Klamar Fuik’, yang memimpin pertemuan yang digelar dengan tema “Memperkuat peran angkatan bersenjata dalam mengonsolidasikan Pemerintahan Demokratis yang Berlandaskan Hukum”.
Pertemuan yang diadakan dalam kerangka Kepresidenan Sementara Timor-Leste di CPLP ini menegaskan kembali komitmen Negara-negara Anggota untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, melalui promosi dialog politik-militer, interoperabilitas angkatan bersenjata, dan respons bersama terhadap tantangan bersama.
Dalam sambutan pembukaan, Donaciano Gomes menyoroti pentingnya penyelenggaraan pertemuan di Dili, dengan menekankan solidaritas di antara negara-negara berbahasa Portugis.
“Dili menyambut semuanya dengan persahabatan, kepercayaan, dan semangat persaudaraan. Bagi Timor-Leste, pertemuan ini memiliki makna khusus. Kami adalah negara muda, tetapi dengan pengalaman sejarah yang mendalam. Kami tahu nilai perdamaian, kedaulatan, dan solidaritas internasional, dan kami terus menerus memperkuat institusi kami,” ujarnya.
Berita terkait : Menteri Donaciano : Pentingnya promosikan perdamaian dan stabilitas diantara negara CPLP
Ia menekankan bahwa terlepas dari perbedaan realitas geografis dan strategis negara-negara anggota yang tersebar di berbagai benua, CPLP tetap bersatu melalui bahasa Portugis dan sejarah bersama.
Menurut Menteri Donaciano, bahasa Portugis bukan hanya warisan budaya, tetapi juga instrumen strategis untuk memperkuat kerja sama, pelatihan, dan interoperabilitas antara angkatan bersenjata negara-negara anggota.
Menteri Pertahanan Timor-Leste itu menyoroti tiga area prioritas untuk kerja sama dalam CPLP yaitu penguatan kapasitas militer, keamanan maritim, dan perlindungan penduduk dari krisis, bencana alam, dan ancaman baru terhadap keamanan internasional.
Beliau juga menegaskan kembali komitmen Timor-Leste untuk terus berkontribusi pada stabilitas regional, memperkuat kapasitas kelembagaan, dan berbagi pengetahuan di antara Negara-Negara Anggota.
Selama pertemuan, para Menteri Pertahanan CPLP menganalisis isu-isu politik-militer yang berdampak regional dan internasional, meninjau dan menyetujui dokumen-dokumen yang dianggap strategis bagi CPLP, mengevaluasi laporan kegiatan tahunan, dan menetapkan kalender inisiatif di masa mendatang.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi Menteri Pertahanan CPLP dari Angola, Brasil, Mozambik, Portugal, São Tomé dan Príncipe, serta Sekretaris Eksekutif CPLP, Maria de Fátima Jardim.
Tim TATOLI




