DILI, 01 Juni 2026 (TATOLI) – Menteri Pertahanan Timor-Leste, Donaciano da Costa Gomes ‘Pedro Klamar Fuik’, menyoroti pentingnya negara-negara CPLP (Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis) mempromosikan perdamaian dan stabilitas diantara negara-negara anggotanya.
Hal itu dikatakan Menteri Donaciano usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pertahanan Angola, Lúcio Gonçalves do Amaral, Menteri Pertahanan São Tomé dan Príncipe, Horácio Trindade Sousa, dan Kepala Urusan Strategis Kementerian Pertahanan Brasil, Jenderal Angkatan Darat Alcio Alves de Almeida Costa di Kantor Kementerian Pertahanan Timor-Leste, Fatuhada, Dili, Senin ini.
Dimana, pertemuan tersebut berlangsung dalam kerangka Pertemuan ke-25 Menteri Pertahanan Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP), yang mana Timor-Leste menjadi negara tuan rumah, dan bertujuan untuk membahas isu-isu kerja sama dalam hal pertahanan, keamanan, dan stabilitas di wilayah negara CPLP.
Menteri Donaciano mengatakan, pertemuan yang dilakukan dengan tiga negara dari Kementerian Pertahanan itu karena CPLP harus terus memainkan peran penting dalam mempromosikan perdamaian, dialog, dan stabilitas di bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama Negara Anggota.
“Ini adalah salah satu tujuan utama CPLP di bidang pertahanan yaitu, untuk mempromosikan perdamaian, dialog, dan stabilitas di antara negara-negara kita,” tegasnya.
Dikatakan, selama pertemuan dengan tiga negara itu, ia juga menyoroti pentingnya negara-negara CPLP dalam proses sejarah perjuangan kemerdekaan negara, dan menekankan solidaritas yang telah ditunjukkan selama bertahun-tahun.
“Negara-negara sahabat CPLP selalu berdiri di sisi Timor-Leste selama perjuangan kemerdekaan kita, mendukung kita di masa-masa sulit dan terus mendukung kita setelah restorasi kemerdekaan,” ujarnya.
Beliau juga menekankan bahwa pertemuan semacam ini berkontribusi pada penguatan dialog politik dan kelembagaan antar Negara Anggota, mendorong pertukaran pengalaman dan pencarian solusi bersama untuk tantangan bersama.
Dilain pihak, Menteri Pertahanan São Tomé dan Príncipe, Horácio Trindade Sousa, menekankan pentingnya momen berbagi antara negara-negara bersaudara di CPLP dan menyoroti ikatan sejarah dan budaya yang menyatukan Negara-negara Anggota.
“Pertemuan ini memungkinkan kita untuk berbagi pengalaman dan lebih memahami realitas kita. Ini hanya mungkin terjadi antara negara-negara bersaudara, dengan hubungan yang didasarkan pada kerja sama dan saling menghormati,” ujarnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pertahanan Angola, Lúcio Gonçalves do Amaral, menekankan pentingnya pertemuan ini untuk memperkuat kerja sama militer di antara Negara-negara Anggota CPLP, menyoroti bahwa perjanjian kerja sama harus disesuaikan dengan realitas internasional saat ini, yang ditandai dengan perubahan geopolitik yang konstan.
Dikatakan, Angola juga menekankan bahwa perubahan yang sedang dipersiapkan bertujuan untuk memperkuat kerja sama demi kepentingan rakyat dan pertahanan integritas teritorial Negara-negara Anggota.
Sementara, Pertemuan Menteri Pertahanan CPLP ke – 25 akan diadakan di Dili, Timor-Leste pada Selasa (02/06).
Tim TATOLI




