DILI, 20 April 2026 (TATOLI) — Keluarga Fransiskan Timor-Leste (FRATILES) mengundang umat beriman untuk mengikuti misa pembukaan Tahun Yubileum Santo Fransiskus yang akan dilaksanakan pada 22 April 2026 di Katedral Dili.
Misa pembukaan tersebut akan berlangsung pukul 16.00 waktu setempat dan dipimpin oleh Uskup Agung Metropolitan Dili sekaligus Ketua Konferensi Waligereja Timor-Leste (CET), Kardinal Virgílio do Carmo da Silva, SDB.
Undangan resmi tersebut disampaikan oleh Ketua FRATILES, Frei Mateus Soares Gomes, OFMCap, dalam surat tertanggal 13 April 2026 di Tibar.
Freia Mateus mengatakan bahwa perayaan ini merupakan bagian dari Tahun Yubileum Santo Fransiskus yang telah ditetapkan oleh Paus Leo XIV pada 10 Januari 2026, dalam rangka memperingati 800 tahun wafatnya Santo Fransiskus dari Assisi.
Sebelumnya, Vatikan secara resmi menetapkan Tahun Khusus Santo Fransiskus yang berlangsung dari 10 Januari 2026 hingga 10 Januari 2027 sebagai masa rahmat bagi seluruh Gereja Katolik.

Dikutip dari Catholic News Agency (CAN), Paus Leo XIV menegaskan bahwa Tahun Khusus ini disertai dengan pemberian indulgensi penuh bagi umat beriman yang memenuhi ketentuan Gereja.
Berita terkait : Paus Leo XIV tetapkan tahun khusus Santo Fransiskus hingga 2027
Tahun Khusus Santo Fransiskus dibuka melalui dekrit Penitensiari Apostolik Vatikan yang mengatur ketentuan pastoral dan rohani bagi umat beriman yang ingin mengambil bagian dalam perayaan Yubileum Fransiskan.
Hingga 10 Januari 2027, umat beriman dapat memperoleh indulgensi penuh dengan memenuhi syarat-syarat umum Gereja, yaitu menerima Sakramen Tobat, menyambut Komuni Kudus, serta mendoakan intensi Paus. Umat juga dianjurkan melakukan ziarah ke gereja atau tempat ibadah yang didedikasikan bagi Santo Fransiskus dari Assisi.
Vatikan juga memberikan kesempatan bagi lansia dan orang sakit untuk tetap memperoleh indulgensi penuh melalui partisipasi spiritual.
Melalui Tahun Khusus ini, umat beriman diharapkan meneladani kehidupan Santo Fransiskus sebagai pembawa damai di tengah dunia yang diwarnai konflik dan ketidakpastian.
Bagi Ordo Frater Minor, momentum ini menjadi kesempatan untuk mengajak umat hidup dalam kesucian serta menjadi saksi perdamaian yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




