DILI, 16 Maret 2026 (TATOLI)— Duta Besar non-residen Inggris untuk Timor-Leste, Dominic Jermey, bertemu Presiden Republik, Jose Ramos-Horta. Dalam sebuah pertemuan diplomatik yang sangat produktif itu membahas kemitraan hubungan bilateral antara kedua negara.
Pertemuan antara Duta Besar Jermey dan Presiden Ramos-Horta itu dilakukan di Istana Kepresidenan Republik, Senin ini.
Dalam laman resmi Kepresidenan Republik yang diakses Tatoli, disebutkan bahwa, Duta Besar Jermey, yang sebelumnya pernah bertugas di Timor-Leste selama masa pembangunan negara pada tahun 2000, memuji kemajuan Timor-Leste, terutama terkait prospek keanggotaan penuh di ASEAN. Fokus utama dari dialog tersebut adalah peningkatan ekonomi dan sumber daya manusia Timor-Leste secara berkelanjutan.
Dimana, dalam pertemuan itu Presiden Ramos-Horta menyampaikan apresiasi yang mendalam atas bantuan Inggris yang terus berlanjut, khususnya di sektor pendidikan.
Dan, Duta Besar Jermey di pertemuan itu menyoroti komitmen Inggris untuk memberdayakan generasi muda Timor-Leste, dengan mencatat bahwa wawancara untuk Beasiswa Chevening yang bergengsi saat ini sedang berlangsung,dan memberikan kesempatan bagi para profesional muda Timor-Leste untuk belajar di Inggris dan membawa pulang keterampilan yang berharga ke tanah air ini.
Kedua pemimpin juga mengakhiri pertemuan mereka dengan bertukar pandangan tentang geopolitik dan geoekonomi saat ini, menggarisbawahi visi bersama untuk stabilitas global.
Presiden Ramos-Horta di pertemuan itu menekankan pentingnya untuk terus bekerja sama secara erat di panggung global, dan secara resmi meminta agar kedua negara mempertahankan kerja sama yang kuat di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan di dalam ASEAN untuk memperjuangkan perdamaian dan menegakkan tatanan internasional yang berbasis aturan.
TATOLI




