iklan

EKONOMI

Aero Dili hentikan sementara penerbangan ke Oe-Cusse dan Singapura  

Aero Dili hentikan sementara penerbangan ke Oe-Cusse dan Singapura   

Pendiri dan Direktur Eksekutif Maskapai Penerbangan AERO Dili, Lourenço de Oliveira. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

DILI, 12 Maret 2026 (TATOLI) — Direktur Eksekutif Aero Dili, Lourenço de Oliveira, menginformasikan bahwa Aero Dili telah menghentikan sementara penerbangan ke Oe-Cusse dan Singapura akibat kenaikan harga minyak saat ini.

“Saat ini, operasi penerbangan ke Oe-Cusse akan dihentikan sementara karena kondisi harga minyak yang meningkat 100%. Jika saya hanya mengisi bahan bakar dan membawa 20 penumpang ke Oe-Cusse, maka kita tidak akan mendapatkan pendapatan. Saya memutuskan untuk menghentikan operasi di Oe-Cusse. Jika harga minyak turun, kita akan melanjutkan penerbangan,” katanya kepada Tatoli melalui program Wawancara Eksklusif di studio Faról, hari ini.

Selain itu, ia menambahkan, operasi penerbangan ke Singapura juga dihentikan sementara karena kenaikan harga minyak.

Ekspansi Penerbangan Internasional Bergantung pada Pertumbuhan Pasar

Menurut Lourenço, ekspansi penerbangan internasional bergantung pada pertumbuhan pasar dan jumlah penumpang.

Direktur tersebut menyatakan bahwa perluasan penerbangan internasional ke negara-negara ASEAN lainnya akan menyesuaikan dengan pertumbuhan pasar. Jika terdapat pasar potensial, Aero Dili siap melayani berdasarkan jumlah perjalanan atau destinasi yang paling banyak dikunjungi penumpang.

“Banyak penumpang Timor-Leste yang bekerja di Eropa transit melalui Singapura, Malaysia, dan Bali. Inilah yang kita sebut pertumbuhan pasar. Namun, jika kita ingin memperluas penerbangan langsung ke Eropa, kita perlu memiliki pesawat yang lebih besar, setidaknya seperti Airbus,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, untuk menarik investasi, perlu meningkatkan fasilitas bandara sesuai dengan kriteria ICAO, karena bandara menjadi pusat masuknya investasi di sektor ekonomi.

Reporter: Alexandra da Costa (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor:  Armandina Moniz 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!