iklan

EKONOMI

Nino Pereira tinjau produksi minuman perusahaan Suhurama  

Nino Pereira tinjau produksi minuman perusahaan Suhurama   

Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, melihat langsung perusahaan Suhurama Developer yang memproduksi minuman ringan di Beduku. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 27 Februari 2026 (TATOLI) – Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, mengunjungi perusahaan Suhurama Developer yang memproduksi minuman ringan di Beduku.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau hasil produksi perusahaan nasional serta melihat realisasi kontrak yang telah dibuat oleh sektor swasta, khususnya para pelaku usaha yang mengambil inisiatif untuk berinvestasi.

“Ini merupakan investasi domestik yang ditunjukkan oleh para pengusaha kita sendiri. Ini adalah komitmen, bukan sekadar omong kosong. Selama ini kita sangat bergantung pada barang impor, terutama minuman. Menurut data Bank Sentral, setiap tahun kita harus mengeluarkan sekitar 15 juta dolar AS ke luar negeri,” kata Nino Pereira, hari ini.

Menurutnya, perusahaan di Timor-Leste mampu memproduksi 26 jenis minuman, dan inisiatif tersebut sangat positif.

“Ini adalah salah satu cara untuk mengurangi ketergantungan kita terhadap barang impor,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan adanya upaya dari sektor swasta, peran pemerintah adalah mendukung melalui regulasi yang dibutuhkan untuk memfasilitasi aktivitas ekonomi, seperti perizinan serta perlindungan kekayaan intelektual guna melindungi merek, desain, dan logo, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dalam berinvestasi.

Ia menjelaskan bahwa saat ini perusahaan telah memproduksi berbagai produk yang telah memasuki pasar nasional. Agar industri-industri tersebut terus berkembang di dalam negeri, masyarakat diharapkan memiliki kesadaran untuk menggunakan atau mengonsumsi produk nasional.

“Salah satu kebanggaan kita adalah ketika kita mengonsumsi produk sendiri, karena hanya produk rakyatlah yang mendapatkan pasar di negara kita. Jadi, kita sebagai konsumen memiliki pilihan, sehingga dapat melihat bahwa produk berkualitas dari dalam negeri juga mampu bersaing dengan produk lainnya,” kata Nino Pereira.

Sementara, Direktur Suhurama Developer, Ricardo Cardoso, mengatakan minuman ringan yang diproduksi meliputi kakao, blueberry, stroberi, mangga, jambu biji, dan jeruk mandarin.

Menurutnya, produk-produk tersebut telah beredar di pasar nasional dan direncanakan akan dipresentasikan tahun ini dalam sebuah pameran di Tiongkok.

Terkait bahan baku, sebagian berasal dari dalam negeri, seperti buah-buahan, sementara kemasan dan bahan lainnya masih diimpor. Perusahaan tersebut saat ini mempekerjakan 100 pekerja Timor-Leste.

Reporter: Arminda Fonseca (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor : Armandina Moniz 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!