iklan

EKONOMI

Konsul Maladewa paparkan lima sektor prioritas investasi di Timor-Leste

Konsul Maladewa paparkan lima sektor prioritas investasi di Timor-Leste

Konsul Jenderal Republik Maladewa di Mumbai India, Bobby Mohanty, bertemu Menteri Perdagangan dan Industri, Nino Pereira di kantor MCI, Bebora, Senin (09/02). Foto Media MCI

DILI, 09 Februari 2026 (TATOLI) – Menteri Perdagangan dan Industri, Nino Pereira, mengadakan pertemuan kehormatan dengan Konsul Jenderal Republik Maladewa di Mumbai India, Bobby Mohanty, untuk membahas potensi kerja sama investasi antara Timor-Leste, India, dan Maladewa.

Dalam kesempatan ini, Konsul Mohanty memaparkan lima sektor prioritas investasi di Timor-Leste, yakni minyak dan gas, pertambangan dan mineral, pendidikan tinggi, asuransi, serta pertanian dan pengolahan pangan.

Ia menekankan potensi keterlibatan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Pemerintah India untuk mendukung eksplorasi minyak dan gas di Timor-Leste, baik di sektor hulu maupun hilir.

Selain itu, peluang di sektor pertambangan dan mineral dinilai besar, meski memerlukan data tambahan untuk peninjauan lebih lanjut.

Di bidang pendidikan, Bobby Mohanty mengusulkan pendirian perguruan tinggi kedokteran dan teknik, mengingat kesamaan kurikulum antara India dan Timor-Leste yang dapat mendukung pertukaran akademik serta pembelajaran sirkular antara mahasiswa dan tenaga pengajar dari kedua negara.

“Mahasiswa yang lulus di Timor-Leste dapat bekerja di sini satu tahun sebelum kembali ke India. Ini akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan,” ujar Bobby Mohanty usai pertemuan yang dilakukan di kantor MCI, Bebora, Senin (09/02).

Konsul Mohanty juga menyoroti potensi besar di sektor asuransi, mengingat belum adanya perusahaan asuransi beroperasi di Timor-Leste. Selain itu, sektor peternakan unggas, khususnya produksi telur, serta pengolahan pangan, dinilai strategis untuk mendukung diversifikasi ekonomi dan substitusi impor.

Diskusi lanjutan menekankan pentingnya pembangunan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus untuk menarik investasi, termasuk pengembangan agroindustri dan industri pengolahan pangan.

Bobby Mohanty menyebut bahwa pihaknya telah menyelenggarakan forum bisnis di Singapura dan Delhi untuk memberikan informasi rinci mengenai peluang investasi di Timor-Leste, termasuk melalui TradeInvest.

Konsul Mohanty menambahkan bahwa investasi di sektor pertanian, unggas, dan pengolahan pangan dapat mengurangi ketergantungan impor, seperti halnya upaya substitusi produk lokal pada kopi dan alpukat, serta menciptakan peluang kerja baru.

Ia juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi forum bisnis antara India dan Timor-Leste demi memperluas kerja sama bilateral.

Sementara itu, Menteri Filipus Nino Pereira menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung investor melalui kebijakan yang relevan serta penyediaan informasi sektor potensial. Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan dialog, berbagi data, dan menjajaki langkah konkret guna memperkuat hubungan ekonomi dan investasi di masa depan.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!