DILI, 28 Januari 2026 (TATOLI) — Pemerintah Timor-Leste dan Australia sepakat memperluas program mobilitas tenaga kerja yang memberikan kesempatan bagi warga Timor-Leste untuk bekerja di Australia. Saat ini terdapat lebih dari 5.000 pekerja Timor-Leste di Australia, dan kedua negara menargetkan peningkatan jumlah ini hingga 10.000 pekerja.
Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, mengatakan program mobilitas tenaga kerja tersebut memberikan manfaat nyata bagi keluarga pekerja Timor-Leste dan memperkuat hubungan antar-rakyat kedua negara.
“Kita ingin kaum muda memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang berharga untuk pembangunan Timor-Leste,” ungkap PM Xanana dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese di Kantor Pemerintah, Rabu ini.
Selain itu, PM Xanana menekankan pentingnya memperkuat ikatan sosial, termasuk melalui masyarakat sipil, gereja, kelompok persahabatan, sekolah, dan veteran.
“Ini adalah inti dari hubungan kita. Rakyat Timor-Leste dan Australia memiliki sejarah panjang bekerja bersama, saling mendukung dalam masa-masa sulit, dan ini harus terus dijaga,” tambah Xanana Gusmão.
PM Australia, AnthonyAlbanese menambahkan, Australia merasa terhormat menjadi mitra pembangunan terbesar Timor Leste. People-to-people links tetap di jantung hubungan kedua negara. Program ini mendukung pembangunan keterampilan dan pengalaman kerja yang berkelanjutan bagi warga Timor-Leste
“Melalui kemitraan baru ini, kami akan terus bekerja sama dengan Timor -Leste dalam prioritas pembangunan bangsa yang penting bagi rakyat kedua negara kita. Kami juga telah membahas minat kami hari ini dalam membangun ketahanan ekonomi dan menyediakan peluang bagi seluruh rakyat Timor Leste,” ucapnya.
Ia menambhakan “Saat ini terdapat lebih dari 5.000 warga Timor-Leste yang bekerja di Australia. Kami ingin meningkatkan jumlah tersebut menjadi 10.000, yang merupakan kepentingan kedua negara kita.”
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memperkuat pemahaman dan persahabatan antarwarga kedua negara, sebagai bagian dari hubungan bilateral yang berkelanjutan dan berakar pada sejarah bersama.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




