DILI, 05 Desember 2025 (TATOLI) –Perdana Menteri l, Kay Rala Xanana Gusmão, besok (06/12) akan bertolak ke Indonesia untuk membahas perbatasan laut pada tahap kedua dengan Republik Indonesia.
Hal tersebut disampaikan PM Xanana Gusmão kepada wartawan usai bertemu dengan Presiden Republik, Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan, Jumat ini.
“Besok saya akan berkunjung ke Jakarta, Indonesia, karena tahap pertama perbatasan laut dengan Indonesia telah kita bahas dibeberapa bulan terakhir, maka tahap kedua, mereka meminta kami untuk membahas di Jakarta,” kata PM Xanana.
Menurut Kepala Pemerintah, jika pembahasan perbatasan laut dengan Indonesia, sudah tepat, maka dapat memberi Timor-Leste kesempatan untuk mengelola laut dan sumber dayanya.
“Yang penting adalah ketika perbatasan laut sudah jelas, kita bisa mengelola laut dan sumber daya kita,” ujarnya.
PM Xanana juga mengutarakan, selain berdiskusi dengan Indonesia tentang perbatasan laut, ia juga akan membahas perbatasan darat, khususnya Naktuka.
“Saya sudah sampaikan kepada Presiden bahwa saya akan selalu mengingatkan tim delegasi untuk berunding dengan Indonesia bahwa perbatasan Naktuka belum selesai, tetapi kita harus memahami dengan tenang, di Indonesia saya akan selalu mengingatkan mereka untuk berdiskusi hingga selesai,” ujarnya.
Ditambahkan, PM Xanana juga akan berunding dengan Pemerintah Indonesia mengenai kunjunganya baru-baru ini ke Oecusse, dimana berhasil mengunjungi Naktuka dan berbicara dengan masyarakat di sana bagaimana caranya agar kedua belah pihak dapat berunding.
“Oleh karena itu, mereka memberi tahu saya bahwa pada 10 Desember mereka akan mengadakan pertemuan besar antara kedua belah pihak untuk berdamai dan menyelesaikan masalah tersebut, sehingga memudahkan Pemerintah Indonesia untuk bersepakat dengan kita dalam menandatangani perjanjian yang telah dibuat oleh Portugal dan Belanda,” pungkasnya.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




