iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Retret Tahunan TATOLI : Fokus tingkatkan kualitas produk jurnalistik

Retret Tahunan TATOLI : Fokus tingkatkan kualitas produk jurnalistik

Dewan Direksi, jajaran manajemen, serta unit editorial TATOLI, IP menggelar Retret Tahunan TATOLI dengan tema “Transforma Frakeza ba Forsa Hodi Servi” atau “Ubah Kelemahan Menjadi Kekuatan untuk Melayani” di Memorial Dare, Selasa (02/11). Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 02 Desember 2025 (TATOLI)— Retret Tahunan TATOLI dengan tema “Transforma Frakeza ba Forsa Hodi Servi” atau “Ubah Kelemahan Menjadi Kekuatan untuk Melayani” berlangsung di Memorial Dare, Selasa ini, dan menjadi momentum evaluasi menyeluruh kerja tahunan.

Dalam kegiatan ini, Dewan Direksi, jajaran manajemen, serta unit editorial membahas strategi peningkatan kualitas, penguatan sumber daya manusia, pengembangan jaringan koresponden, hingga rencana pembangunan infrastruktur baru.

Ketua Dewan Direksi TATOLI, IP Noémio Mateus Soares Falcão dalam sambutannya mengapresiasi komitmen seluruh staf dalam menjaga kualitas produk jurnalistik TATOLI.

“Jika tidak ada kualitas, kita tidak bisa menjadi sumber konfirmasi informasi terakhir,” tegasnya.

Menurutnya, kualitas adalah modal utama untuk mempertahankan kepercayaan publik, terlebih di tengah perkembangan media yang semakin cepat.

Ia menyoroti pentingnya memperbaiki standar penulisan, tata bahasa, hingga konsistensi format berita. “Ke depan, kita harus memastikan bahwa font dan format penulisan konsisten. Hanya kualitas yang dapat menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.


Wakil Ketua Dewan Direksi TATOLI, IP urusan Administrasi dan Keuangan, Madalena de J. da C. Pereira Carlos, sedang menyampaikan laporan kinerja kerja dalam Retret Tahunan TATOLI yang digelar di Memorial Dare, Selasa (02/11). Foto Tatoli/Francisco Sony

Noémio juga menekankan bahwa TATOLI tidak bisa bersantai menghadapi tantangan baru di era digital, apalagi dengan tingginya kebutuhan publik akan informasi cepat dan akurat.

Dalam kesempatan itu, Noémio memperkenalkan gedung tambahan yang akan tersedia untuk mendukung aktivitas multimedia dan produksi berita. Ia juga mengungkapkan rencana pembangunan gedung permanen di Aimutin yang diharapkan dapat terealisasi dalam empat hingga lima tahun kedepan.

Mulai Januari 2026, TATOLI menargetkan pembukaan Pusat Pelatihan. Dimana, fasilitas pusat pelatihan tersebut  tidak hanya diperuntukkan bagi jurnalis TATOLI, tetapi juga dibuka untuk publik, termasuk mahasiswa dan profesional muda.

“Kita harus menyiapkan cadangan sumber daya manusia. Realitas menunjukkan bahwa banyak orang pergi, jadi kita harus siap menghadapi itu,” katanya.

Namun ia mengakui keterbatasan fasilitas, termasuk minimnya transportasi dan peralatan cadangan. Ia berharap TATOLI dapat memiliki mobil multifungsi yang bisa membantu liputan di berbagai lokasi, terutama untuk kebutuhan multimedia.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Direksi urusan Administrasi dan Keuangan, Madalena de J. da C. Pereira Carlos, menyampaikan laporan kinerja berdasarkan lima unit utama yaitu dari unit sumber daya manusia, keuangan, logistik, administrasi, dan teknologi informasi.

“Kedepan kita juga akan ada penandatanganan kerja sama dengan ABC Australia dan BERNAMA Malaysia sebagai strategi peningkatan kapasitas dan profesionalisme staf,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa eksekusi anggaran mencapai $558.585 atau 84%, sementara pendapatan pemasaran hingga Oktober mencapai $9.014,35.

Dilain pihak, Wakil Ketua Dewan Direksi urusan Media dan Jurnalistik, Zezito da Silva, memaparkan dua fokus utama seperti meningkatkan jumlah berita di halaman TATOLI dengan komposisi 90% nasional dan 10% internasional serta meningkatkan kualitas melalui evaluasi internal dan pelatihan berkelanjutan.

Retret tahunan TATOLI juga menghadirkan Program Talk Show bersama Konselor Keuskupan Agung Dili, Romo Paulus Maya. Foto Tatoli/Francisco Sony

“Sejauh ini kita tidak memiliki indikator yang jelas untuk menilai kualitas berita. Ini harus diperkuat agar publik mendapatkan informasi yang benar dan jelas,” katanya.

Ia menegaskan pentingnya rencana aksi tahunan, pelatihan internal, dan program seperti TATOLI Hakbesik, TATOLI Klarifika, seminar universitas, dan kegiatan peningkatan kapasitas lainnya.

“Setiap orang harus mengevaluasi diri. Kesalahan tahun ini tidak boleh terulang. Bersama kita kuat dan maju,” tegasnya.

Sedangkan, Angota Dewan Pers Timor-Leste, Suzana Cardoso, memberi masukan berdasarkan pengalaman lapangannya, termasuk melihat kesiapan kantor berita BERNAMA Malaysia pada saat KTT ASEAN Oktober lalu. Ia menilai produk jurnalistik BERNAMA sangat kuat karena dukungan fasilitas, struktur profesional, dan pemanfaatan media baru.

Menurutnya, TATOLI juga perlu memperkuat produksi konten pendek untuk platform seperti TikTok dan platform media sosial lainnya.

“Berita pendek di TikTok lebih banyak menjangkau publik. Ini peluang besar yang bisa dimanfaatkan TATOLI,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya liputan lintas isu, terutama area pertanian dan ekonomi produktif, agar media dapat mendorong perubahan pola pikir masyarakat menuju diversifikasi ekonomi.

Ia juga mengakui perlunya memperbaiki konsistensi produk jurnalistik karena Dewan Pers menerima banyak keluhan terkait kualitas pemberitaan dari setiap media di Timor-Leste.

Sesuai laporan tahunan tentang kinerja TATOLI selama januari sampai November 2025, telah memproduksi 13.181 berita teks dari empat Bahasa Tetum, Portugis, Indonesia dan Inggris yang dinilai hampir mendekati target tahunan 15.600 berita. Selain itu dalam multimedia TATOLI telah memproduksi 6.113 foto, 1.309 video dan 397 infografis.

Dilain pihak, Retret tahunan TATOLI itu juga menghadirkan Romo Mariano Maia, Vikaris Paroki Dare yang memberikan refleksi pada seluruh staff TATOLI dan juga dilakukan Program Talk Show bersama Konselor Keuskupan Agung Dili, Romo Paulus Maya.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!