iklan

EKONOMI, HEADLINE

Forum Energi, Pertambangan dan Bisnis ke-V, TL dorong investasi dan kolaborasi berkelanjutan

Forum Energi, Pertambangan dan Bisnis ke-V, TL dorong investasi dan kolaborasi berkelanjutan

Timor-Leste menggelar Forum Energi, Pertambangan dan Bisnis ke-V, yang berlangsung di JL World Hotel, Dili. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 24 November 2025 (TATOLI)— Timor-Leste kembali menjadi pusat perhatian regional dan internasional dengan penyelenggaraan Forum Energi, Pertambangan dan Bisnis ke-V, yang berlangsung di JL World Hotel, Dili, mulai hari ini hingga 26 November 2025.

Forum tiga hari ini menampilkan lebih dari 300 delegasi global, lebih dari 50 pembicara lokal dan internasional, serta pertemuan bisnis yang telah dijadwalkan sebelumnya, menjadikan Dili pusat dinamis untuk pertukaran pengetahuan, kolaborasi, dan investasi strategis.

Dalam sambutannya, Gualdino da Silva, Ketua Otoritas Nasional Perminyakan (ANP), menegaskan bahwa forum tahun ini berbeda dari pertemuan sebelumnya karena menyatukan industri energi dan pertambangan dalam satu platform.

“Ini bertujuan untuk mempromosikan bisnis, membangun jaringan, memfasilitasi pertukaran teknologi dan informasi, sekaligus menjadi wadah dialog antara pembuat kebijakan dan pelaku bisnis, yang semuanya berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional,” ujar Gualdino, Senin ini.

Ia menambahkan, kehadiran peserta di forum ini menunjukkan komitmen nyata dalam bermitra dengan Timor-Leste untuk mengembangkan sektor energi dan pertambangan melalui kerja sama jangka panjang.

Selama tiga hari forum, para peserta diharapkan memanfaatkan seluruh program yang disiapkan, termasuk konferensi, diskusi panel, pameran, serta gala dinner yang dirancang khusus sebagai bagian dari agenda.

Sementara itu, Francisco Kalbuadi Lay, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Koordinasi Bidang Ekonomi, menegaskan bahwa forum ini telah menjadi platform resmi tahunan untuk mendorong investasi dan kemitraan di sektor energi dan pertambangan.

“Forum ini tidak hanya sekadar konferensi, tetapi tempat di mana ide menjadi aksi dan kolaborasi menghasilkan kemajuan nyata bagi negara kita,” katanya.

Kalbuadi Lay juga menyoroti prioritas pembangunan nasional yang dibahas dalam forum ini, termasuk diversifikasi ekonomi, penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah, serta perlindungan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa Timor-Leste ingin menjadi bagian aktif dari transisi energi regional, dengan memanfaatkan peluang dari integrasi ke pasar ASEAN dan kepatuhan terhadap standar global melalui keanggotaan OPD.

Forum tahun ini menampilkan tiga tema utama yaitu :

  • Hari Pertama – Forum Investasi Mineral : Fokus pada perkembangan sektor pertambangan, peluang investasi, potensi mineral, dan pembiayaan proyek pengembangan mineral di Timor-Leste.
  • Hari Kedua – Forum Investasi Perminyakan : Menyoroti peluang hulu dan hilir, termasuk ladang gas dan minyak utama, pengembangan infrastruktur, revisi undang-undang dan peraturan, serta persiapan putaran lisensi minyak ke-3 pada 2026.
  • Hari Ketiga – Forum Bisnis dan Konten Lokal: Menekankan pembangunan inklusi keuangan, pengembangan keterampilan, integrasi regional, pariwisata, pertanian, dan strategi konten lokal.

Menurut laman resmi IN-VR Limited, penyelenggara forum ini bekerja sama dengan Energy Circle dan Net-Zero Circle, serta didukung oleh ANP dan Autoridade Nacional dos Minerais (ANM). IN-VR dikenal memimpin konferensi energi berdampak tinggi dan kegiatan penjangkauan di berbagai kawasan global, memfasilitasi ribuan pertemuan B2B dan B2G setiap tahun, dan mendorong kemitraan strategis di sektor energi internasional.

Forum Energi, Pertambangan dan Bisnis ke-V ini menjadi wadah penting bagi seluruh pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas isu strategis, berbagi informasi, dan memberikan masukan bagi kebijakan nasional terkait energi dan pertambangan.

Dengan semangat kolaborasi dan investasi berkelanjutan, Timor-Leste menegaskan posisinya sebagai negara yang siap memanfaatkan peluang global sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!