iklan

SOSIAL INKLUSIF

PM Xanana : Misi kemanusiaan di Filipina adalah cerminan jiwa Timor-Leste

PM Xanana : Misi kemanusiaan di Filipina adalah cerminan jiwa Timor-Leste

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 11 November 2025 (TATOLI) – Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão menegaskan bahwa keikutsertaan satuan tugas gabungan Timor-Leste dalam misi kemanusiaan di Filipina merupakan cerminan nyata dari semangat solidaritas dan jiwa kemanusiaan bangsa.

Pesan itu disampaikan PM Xanana di Markas Besar F-FDTL, Fatuhada, Dili, pada Selasa (11/11). Pasukan tersebut akan bertugas membantu masyarakat Filipina yang terdampak bencana alam.

“Kami percaya kepada kalian, bukan untuk mencatat nama Timor-Leste, tetapi untuk menunjukkan bahwa sebagai orang Timor, kita berkomitmen membantu siapa pun yang membutuhkan. Bantulah dengan sepenuh hati, bukan dengan kata-kata,” tegas Perdana Menteri.

Menurutnya, misi ini tidak bertujuan untuk mencari pengakuan, melainkan untuk menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab Timor-Leste di tengah masyarakat ASEAN.

Berita terkait : Solidaritas ASEAN, TL kerahkan 150 personel bantu korban dampak topan di Filipina

“Negara tidak mempersiapkan kita untuk berperang, tetapi untuk memberikan bantuan kemanusiaan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Xanana meminta seluruh personel satuan tugas untuk bekerja dengan tanggung jawab dan ketulusan, membantu rakyat Filipina yang kini tengah menghadapi masa sulit.

“Kalian harus bekerja keras. Ketika kalian bekerja keras, itu sangat berarti bagi mereka yang menderita. Kami percaya kalian akan pergi dengan hati dan tekad penuh untuk membantu,” katanya.

Ia juga berpesan agar setiap anggota yang merasa lelah atau sakit dapat beristirahat sejenak, namun tetap menjaga semangat hingga misi selesai dilaksanakan.

“Misi kalian bukan untuk berkata bahwa kita orang Timor-Leste, tetapi untuk membantu. Datanglah untuk menolong dan jangan terjerumus dalam kesombongan. Kami percaya kalian akan melaksanakan tugas ini dengan baik,” tambahnya.

Perdana Menteri menyampaikan bahwa misi kemanusiaan ini direncanakan berlangsung selama 20 hari, namun dapat diperpanjang hingga satu hingga tiga bulan, tergantung pada kebutuhan masyarakat di lapangan.

Sementara itu, Panglima Angkatan Pertahanan Bersenjata F-FDTL, Letnan Jenderal Domingos Raul Falur Rate Laek, menyampaikan rasa terima kasih kepada Perdana Menteri Xanana atas kehadirannya untuk memberikan semangat langsung kepada para prajurit sebelum berangkat.

“Kehadiran Anda menjadi motivasi besar bagi pasukan kami. Meskipun lembaga F-FDTL menghadapi banyak tantangan, dukungan Anda memperkuat tekad kami untuk menjalankan misi ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Letnan Jenderal Falur memperkenalkan Kolonel Graduate Vitorinoi Soares sebagai Komandan Kontingen Satuan Tugas Gabungan dan Mayor José da Costa sebagai Komandan Kedua. Keduanya dinilai memiliki pengalaman luas baik dalam maupun luar negeri.

“Mayor José da Costa pernah bertugas di Lebanon dan telah mengikuti berbagai pelatihan internasional. Begitu pula dengan Mayor Vitorino, yang juga memiliki pengalaman luar negeri dan pernah mendampingi Presiden José Ramos-Horta dalam kunjungan kenegaraannya ke Thailand,” jelasnya.

Falur menegaskan bahwa seluruh anggota kontingen memiliki kapasitas profesional dan pemahaman luas tentang kerja sama internasional.

“Semua yang akan berangkat membawa tanggung jawab besar, tidak hanya sebagai tentara, tetapi juga sebagai duta kemanusiaan bangsa Timor-Leste,” pungkasnya. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!