DILI, 12 September 2025 (TATOLI)—Pemerintah melalui Rapat Luar Biasa Dewan Menteri, Jumat ini, menyetujui rancangan Resolusi Pemerintah yang diajukan oleh Menteri Pertahanan, Donaciano do Rosário Gomes ‘Pedro Klamar Fuik’, mengenai komitmen Operasi Gabungan antara FALINTIL–Forças de Defesa de Timor-Leste (F-FDTL) dan Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL).
Keputusan tersebut diambil untuk menjamin ketertiban umum selama kunjungan pejabat tinggi dan delegasi Pemerintahan dari negara sahabat ke Timor-Leste, serta penyelenggaraan acara-acara besar nasional, termasuk aksesi Timor-Leste ke Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), peringatan resmi 50 tahun Proklamasi Kemerdekaan, serta perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Resolusi Pemerintah ini menetapkan operasi patroli dan pengawasan di lokasi-lokasi sensitif di semua kotamadya, untuk mencegah tindakan kerusuhan sosial,” ungkap laporan Eksekutif usai Rapat Luar Biasa Dewan Menteri yang diakses TATOLI, usai Rapat Eksekutif, di Istana Pemerintah.
Berita terkait : Dewan Menteri setujui operasi gabungan F-FDTL dan PNTL amankan HUT Proklamasi RDTL
Satuan Tugas akan berada di bawah koordinasi Jenderal F-FDTL dan Komandan Jenderal PNTL, dengan dukungan penuh dari berbagai lembaga pemerintah maupun institusi terkait.
Resolusi juga merinci langkah-langkah teknis, seperti penetapan rantai komando, aturan keterlibatan, penguatan intelijen, serta penggunaan kekuatan secara proporsional sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pemerintah menetapkan bahwa Operasi Gabungan tersebut akan berlangsung mulai 14 September 2025 hingga 06 Januari 2026.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Julia Chatarina




