iklan

EKONOMI, HEADLINE

PETRONAS Malaysia soroti peluang kerja sama sektor minyak di Timor-Leste

PETRONAS Malaysia soroti peluang kerja sama sektor minyak di Timor-Leste

Ketua Petroliam Nasional Berhad Malaysia (PETRONAS), Tengku Muhammad Taufik bersama delegasinya bertemu Perdana Menteri, Xanana Gusmão di kantor pemerintah, Dili, Kamis (11/09). Foto GPM

DILI, 11 September 2025 (TATOLI)— Ketua Petroliam Nasional Berhad Malaysia (PETRONAS), Tengku Muhammad Taufik bersama delegasinya melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM), Xanana Gusmão untuk menyoroti peluang kerja sama di sektor minyak Timor-Leste.

Dalam pertemuan itu, PM Xanana Gusmão menyebut PETRONAS telah lama menjadi sahabat Timor-Leste, khususnya dalam proses pengembangan ladang Greater Sunrise.

“Mereka datang menemui saya karena sebelumnya juga mendukung proses Greater Sunrise. Jadi, mereka hadir untuk melihat apakah ada kesempatan kerja sama lebih lanjut,” kata PM Xanana di kantor pemerintah, Kamis ini.

Sementara, Ketua PETRONAS, Tengku Muhammad Taufik, menyampaikan apresiasinya atas kesempatan bertatap muka dengan Perdana Menteri Xanana.

“Kami kembali sebagai sahabat dan bersemangat menjajaki peluang yang ditawarkan Timor-Leste. Akan ada banyak diskusi mendatang mengenai kerja sama ini,” ujarnya.

Dilain pihak, Menteri Perminyakan dan Mineral, Francisco da Costa, yang turut mendampingi pertemuan itu, mengingatkan bahwa hubungan PETRONAS dengan Timor-Leste sudah terjalin sejak awal 2000-an. Saat itu, perusahaan Malaysia tersebut memberikan beasiswa, pelatihan, dan melakukan studi pra-kelayakan jalur pipa dari Greater Sunrise ke Timor-Leste.

“Dari studi itu, kami memperoleh informasi profesional tentang kemungkinan membangun industri minyak di Pantai Selatan. Kehadiran mereka saat ini menunjukkan keseriusan untuk melihat potensi kerja sama ke depan,” jelasnya.

Menteri Francisco menekankan bahwa mitra internasional hadir untuk mendukung kebijakan yang ditetapkan oleh Timor-Leste.

PETRONAS (Petroliam Nasional Berhad) adalah perusahaan energi serta minyak dan gas multinasional milik penuh Pemerintah Malaysia. Didirikan pada tahun 1974, perusahaan ini memegang hak penuh atas sumber daya minyak dan gas Malaysia, dengan kantor pusat di Kuala Lumpur. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!