iklan

EKONOMI, HEADLINE

Besok, Timor-Leste siap gelar Pameran Dagang Internasional Pertama di Dili  

Besok, Timor-Leste siap gelar Pameran Dagang Internasional Pertama di Dili   

Menteri Perdagangan dan Industri, Nino Filipus Pereira. Foto Tatoli/António Daciparu

DILI, 27 Agustus 2025 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste melalui Kementerian Perdagangan dan Industri (MCI) akan menyelenggarakan Pameran Dagang Internasional (DITE) pertama di negara ini. Acara ini akan berlangsung di Pusat Konvensi Dili mulai 28 Agustus hingga 01 September 2025.

Menteri Perdagangan dan Industri, Filipus Nino Pereira, menjelaskan bahwa tujuan utama pameran ini adalah mempertemukan negara-negara, usaha kecil dan menengah, pelaku bisnis, LSM, serta organisasi pemerintah untuk memamerkan inovasi terbaru dalam budaya dan teknologi, sekaligus mempromosikan kolaborasi lintas sektor.

“Persiapan telah dilakukan secara menyeluruh, termasuk logistik dan fasilitas pameran. Sebanyak 250 pengusaha akan berpartisipasi, dengan 157 pengusaha nasional dan 93 pengusaha internasional,” kata Nino Pereira di kantornya, Rabu ini.

Negara-negara yang telah memastikan partisipasi meliputi China, Makau, Indonesia, Kamboja, Malaysia, Singapura, Fiji, India, dan Australia.

“Berdasarkan data, terdapat 229 tamu mancanegara yang hadir. Kami berharap pameran ini dapat menghubungkan pengusaha nasional dengan mitra internasional, mempromosikan produk kami, dan membuka peluang investasi bagi para pelaku bisnis asing,” ujar Menteri Pereira.

Selain pameran produk, acara DITE 2025 juga akan menghadirkan program seperti promosi bisnis, diskusi bisnis (business talk), pertemuan business matchmaking, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antar perusahaan, pameran seni dan budaya, pertunjukan musik langsung, presentasi universitas dan perusahaan terkait riset dan inovasi bisnis, serta informasi dukungan pinjaman dan kredit dari BNCTL.

Pameran ini juga menghadirkan paviliun bertema, peluang jejaring, dan pengalaman budaya untuk mendorong koneksi global. Karena Timor-Leste merupakan anggota WTO dan tengah dalam proses bergabung dengan ASEAN, DITE 2025 menjadi kesempatan pertama negara ini menjangkau pasar dunia secara luas.

Konsep “Make it and Brand it” menjadi fokus utama, menempatkan produk “Made in Timor-Leste” agar dikenal di pasar ASEAN maupun internasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi bagi pelaku usaha nasional dan internasional.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!