iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Pemerintah rampungkan pelayanan perpanjangan dokumen 768 WNTL di Australia

Pemerintah rampungkan pelayanan perpanjangan dokumen 768 WNTL di Australia

Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama melalui Direktorat Jenderal Catatan Sipil dan Notaris Kementerian Kehakiman menggelar serah terima dokumen seperti paspor bagi warga negara Timor-Leste yang saat ini berdomisili di Sydney dan Darwin, Australia. Foto MNEC

DILI, 13 Agustus 2025 (TATOLI) – Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC) bersama Kementerian Kehakiman (MJ) melalui Direktorat Jenderal Catatan Sipil dan Notaris, telah berhasil menyelesaikan misi pelayanan publik di Australia.

Misi tersebut untuk memfasilitasi proses perpanjangan dokumen berupa paspor dan pembuatan kartu identitas (Bilhete Idndtidade – BI) bagi 768 warga negara Timor-Leste (WNTL) yang saat ini berdomisili di Sydney dan Darwin.

Penyerahan dokumen dilakukan secara simbolis di Institut Studi Diplomatik (IED), Dili, dari Direktur Jenderal Catatan Sipil Kementerian Kehakiman, Agostinho Gonçalves Vieira, kepada Direktur Jenderal Konsuler dan Protokol MNEK, Josefina Carla Pompeia Tilman, rabu ini.

Sesuai siaran pers resmi yang diakses TATOLI, disebutkan acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Direktur Nasional Notaris, Nelson Manuel Moniz Belo, Direktur Nasional Urusan Konsuler, Ermínio da Silva Pinto, serta Direktur Nasional Hak Istimewa dan Imunitas, Paulo da Costa Ximenes, bersama seluruh tim pelaksana.

Dalam laporannya, Direktur Notaris Nelson menjelaskan bahwa misi pelayanan bersama yang dilaksanakan sejak 08 hingga 17 Juli 2025 itu bertujuan untuk memperbarui dokumen identitas resmi warga negara di luar negeri.

Laporan ini menguraikan pekerjaan yang telah dilakukan oleh tim gabungan untuk memfasilitasi proses perpanjangan paspor dan kartu identitas bagi 674 warga negara Timor-Leste di Sydney, Australia, dengan total anggaran sebesar: $64.350.

Sedangkan di Darwin, Australia, terdapat 94 warga negara Timor-Leste, dengan anggaran sebesar $10.340. Sehingga total keduanya mencapai $74.690 yang masuk dalam pendapatan kas negara.

Direktur Agostinho Gonçalves Vieira dalam sambutannya menekankan pentingnya pelayanan publik yang efektif dan profesional bagi diaspora Timor-Leste, serta meminta agar kerja sama antar kementerian terus diperkuat.

“Terus menjaga layanan tim yang lebih baik dan terus berkoordinasi antar kedua kementerian, termasuk kedutaan besar, untuk memberikan layanan yang maksimal bagi warga negara Timor-Leste di luar negeri,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Konsuler dan Protokol MNEC, Josefina Tilman, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tim dari kedua kementerian serta dukungan para diplomat Timor-Leste di Australia.

Ucapan terima kasih khusus disampaikan kepada Kepala Misi Timor-Leste di Canberra, Duta Besar Inês Almeida, Konsul Jenderal di Darwin José António Amorim Dias, serta Konsul Jenderal di Sydney, Abran Milan.

“Terima kasih kepada para diplomat selama tahap koordinasi dan memberikan dukungan maksimal untuk menyukseskan misi tersebut serta menghasilkan pendapatan bagi kas negara sebesar $74.690,” kata Direktur Josefina dalam siaran pers tersebut.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kesinambungan pelayanan, serta perlunya peningkatan digitalisasi dan koordinasi antarlembaga agar proses serupa di masa depan dapat dijalankan dengan lebih efisien.

Misi pelayanan paspor dan kartu identitas ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Timor-Leste untuk menjamin hak-hak sipil dan administratif seluruh warga negaranya, tanpa memandang tempat tinggal.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!