Top

Eliminasi Bebas Malaria, Timor – Leste resmi terima sertifikat dari  WHO  

Perwakilan WHO di Timor-Leste, Arvind Mathur menyerahkan sertifikat Eliminasi Bebas Malaria kepada Timor-Leste yang diterima langsung oleh Menteri Kesehatan, Élia dos Reis Amaral. Foto Spesial

DILI, 12 Agustus 2025 (TATOLI) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari ini, melalui Perwakilannya di Timor-Leste Arvind Mathur, menyerahkan sertifikat Eliminasi Bebas Malaria kepada Timor-Leste. Sertifikat tersebut diterima langsung oleh Menteri Kesehatan, Élia dos Reis Amaral.

Acara penyerahan sertifikat Eliminasi Bebas Malaria kepada Timor-Leste, dilakukan di Kantor Palacio Da Cinzas, Caicoli, Selasa ini.

“Hari ini, atas nama Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, saya merasa terhormat dan senang untuk menyerahkan sertifikat yang menyatakan negara ini bebas malaria,” Perwakilan WHO di Timor-Leste, Arvind Mathur  saat menyerahkan sertifikat tersebut.

Arvind Mathur menekankan perlunya melanjutkan penerapan langkah-langkah pencegahan dan membangun kolaborasi lintas batas. Ia juga  menjelaskan bahwa terdapat kemungkinan lonjakan kasus melalui penularan dari negara lain, dalam hal ini Indonesia.

Berita terkait : Timor – Leste raih sertifikat eliminasi bebas malaria dari WHO

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kegiatan pengendalian vektor dan memperkuat manajemen kasus impor jika terjadi penularan lintas batas. Beliau juga menekankan bahwa hal terpenting adalah berbagi informasi dan data antara kedua negara (Timor-Leste dan Indonesia), sehingga memungkinkan tindakan yang segera dan terkoordinasi.

Arvind Mathur juga menyatakan bahwa WHO berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan otoritas kesehatan Timor-Leste dalam menerapkan tindakan pencegahan.

Sementara Menteri Élia dos Reis juga meminta agar WHO terus mendukung Kementerian Kesehatan dalam memantau kasus, dengan fokus pada wilayah perbatasan, guna memastikan keamanan kedua negara, terutama di wilayah Nusa Tenggara Timur.

“Timor-Leste dan Indonesia, sebagai negara tropis, perlu memperkuat dan meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Dengan kolaborasi kedua negara, kita dapat bekerja sama untuk mencapai target zero malaria,” ujar Menteri  Élia dos Reis.

Sebelumnya, pada  25 Juli lalu, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) menyatakan 47 negara termasuk Timor – Leste telah meraih  sertifikat Eliminasi Bebas Malaria dari WHO.

Melalui siaran pers dari WHO yang diakses Tatoli, menyebutkan pengumuman hari ini, ada total 47 negara dan satu wilayah yang telah disertifikasi bebas malaria oleh WHO. Timor-Leste merupakan negara ketiga di kawasan Asia Tenggara yang disertifikasi oleh WHO, bersama dengan Maladewa (2015) dan Sri Lanka (2016). Hal ini juga menandai eliminasi penyakit kedua Timor-Leste dalam dua tahun, setelah sertifikasi bebas dari penyakit filariasis limfatik pada tahun 2024

TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!