Top

Timor-Leste dan Vietnam upayakan finalisasi pembebasan visa untuk paspor biasa

Duta Besar Timor-Leste untuk Vietnam, João Pereira, bertemu Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão di Kantor Pemerintah. Foto GPM

DILI, 31 Juli 2025 (TATOLI)— Pemerintah Timor-Leste dan Republik Sosialis Vietnam sedang dalam tahap akhir negosiasi untuk menyelesaikan perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor biasa.

Informasi ini disampaikan oleh Duta Besar Timor-Leste untuk Vietnam, João Pereira, saat melapor kepada Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão dalam pertemuan di Kantor Pemerintah.

Ia mengatakan, kesepakatan ini diharapkan akan segera ditandatangani, membuka jalan bagi warga kedua negara untuk bepergian tanpa visa selama 30 hari.

“Kami sedang menyelesaikan kesepakatan penting terkait pembebasan visa untuk paspor biasa. Jika sudah ditandatangani, warga Timor-Leste dapat mengunjungi Vietnam tanpa visa selama 30 hari, dan hal yang sama berlaku bagi warga Vietnam yang berkunjung ke Timor-Leste,” ujar João Pereira kepada media usai pertemuan, kamis ini.

Sebelumnya, kedua negara telah resmi menandatangani perjanjian pembebasan visa untuk paspor diplomatik dan paspor dinas, yang memungkinkan pejabat dan diplomat melakukan kunjungan resmi tanpa visa.

Langkah lanjutan untuk memperluas fasilitas ini ke pemegang paspor biasa merupakan bagian dari strategi peningkatan hubungan bilateral antara Timor-Leste dan Vietnam.

Menurut João Pereira, pembebasan visa bagi warga sipil ini diharapkan tidak hanya mempermudah kunjungan wisata, tetapi juga mendorong hubungan antarwarga dan peluang kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, dan perdagangan.

Dalam pertemuan tersebut, Duta Besar juga menerima arahan dari Perdana Menteri terkait penguatan kerja sama bilateral di bidang politik, ekonomi, dan sumber daya mineral, serta kesiapan kunjungan Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh, yang dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama Oktober 2025.

“Hingga saat ini, belum pernah ada kunjungan resmi pemimpin Vietnam ke Timor-Leste. Kunjungan ini akan menjadi yang pertama dan sangat bersejarah. Kami ingin memastikannya berjalan sukses dan membawa hasil konkret,” tambah João Pereira.

Sebagai tindak lanjut, tim diplomatik dari Kedutaan Besar Timor-Leste di Hanoi akan terus berkoordinasi erat dengan pihak Vietnam untuk menyelesaikan dokumen dan persiapan administratif yang diperlukan sebelum penandatanganan resmi.

João Pereira sendiri dilantik sebagai Duta Besar Timor-Leste untuk Vietnam pada 22 Mei 2024 oleh Presiden Republik, José Ramos-Horta, di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato.

Sebelumnya, dalam momentum Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN ke-58, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor-Leste, Bendito Freitas, juga telah bertemu Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Vietnam, Bui Thanh Son, untuk membahas perkembangan perjanjian bebas visa ini serta agenda kunjungan bilateral di masa mendatang.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!