DILI, 23 Juli 2025 (TATOLI) – Tim bola voli pantai putri Timor-Leste dan Portugal berhasil melaju ke final setelah mengalahkan lawan mereka, Mozambik dan Cabo Verde, masing-masing dalam dua set langsung.
Timor-Leste diwakili oleh pasangan Miguela Pereira Ximenes dan Augusta Belo, yang berhasil mengalahkan tim Mozambik yang terdiri dari Alaima Ama Mahumane dan Aurea.
Sementara itu, Portugal, yang diwakili oleh Matilde Silva dan Inês Silva, berhasil mengatasi tantangan dari tim Cabo Verde yang diperkuat oleh Catarina Fonseca dan Maria Clara Lima Mauro.
Pada pertandingan pertama, Timor-Leste menunjukkan performa gemilang dengan mengalahkan Mozambik di set pertama dengan skor 21-15 dan set kedua 21-19. Di sisi lain, Portugal juga tampil dominan dengan mengalahkan Cabo Verde di set pertama 21-12 dan set kedua 21-18.
Setelah pertandingan, atlet Timor-Leste, Miguela Pereira Ximenes, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
“Sekarang, menang atau kalah di final, kami sudah mencapai final. Ini merupakan prestasi yang membanggakan,” ujarnya.
Sementara itu, atlet Portugal, Inês Silva, mengaku puas dengan hasil ini. “Kami sangat bersyukur bisa melaju ke final. Kami akan berlatih lebih keras untuk memenangkan pertandingan final,” katanya.
Matilde Silva, rekan setim Inês, juga mengungkapkan kebanggaannya karena ini merupakan keikutsertaan pertama Portugal di ajang ini.
“Kami akan berusaha keras bersama untuk meraih medali dan membawanya pulang,” tegasnya.
Di sisi lain, Pelatih sekaligus Koordinator Bola Voli Pantai Timor-Leste, Mario Bento Soares, berjanji akan memberikan upaya maksimal dalam mempersiapkan tim untuk pertandingan final.
“Kami menyadari bahwa pemain Portugal memiliki postur yang tinggi, namun kami akan berusaha untuk mengalahkan mereka di lapangan. Medali perak sudah ada di tangan kami, sekarang kami berjuang untuk medali emas,” ujarnya.
Final bola voli pantai putri antara Timor-Leste dan Portugal akan segera digelar, menjanjikan pertandingan seru antara kedua tim yang sama-sama berambisi meraih kemenangan.
Reporter : Arminda Fonseca (Penerjemah: Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz




