DILI, 20 Juli 2025 (TATOLI)– Untuk pertama kalinya dalam sejarah Pertandingan CPLP (Komunitas negara-negara berbahasa Portugis), cabang olahraga catur resmi dipertandingkan. Momen bersejarah ini terwujud berkat inisiatif dari Timor-Leste, yang menjadi tuan rumah Pertandingan CPLP ke – XII.
Francisco Carapinha, Ketua Federasi Catur Cabo Verde sekaligus Ketua Federasi Permainan Multiolahraga Internasional, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap peran penting Timor-Leste dalam memasukkan catur sebagai salah satu cabang olahraga resmi dalam CPLP.
“Timor-Leste mencatat sejarah catur Lusofon karena untuk pertama kalinya, catur menjadi bagian dari CPLP. Ini adalah kebanggaan besar, tidak hanya bagi rakyat Timor, tetapi juga bagi seluruh komunitas berbahasa Portugis,” ujar Francisco Carapinha dalam konferensi pers di Pusat Konvensi Dili (CCD), minggu ini.
Berita terkait : Hari Catur Internasional : FXTL gelar laga simultan lawan Master Catur Perempuan dari Portugal
Menurutnya, perjuangan untuk menghadirkan catur dalam CPLP bukanlah hal mudah. Namun berkat kerja sama yang solid, khususnya dalam kerangka Confederação de Xadrez Lusófono (Konfederasi Catur Lusofon) yang didirikan pada tahun 2018 di Batumi, Georgia dengan partisipasi Timor-Leste melalui Ketua FXTL (Federação Xadrez Timor-Leste), Zeferino Viegas impian itu akhirnya menjadi kenyataan.
Dalam pertandingan CPLP 2025 yang berlangsung di Dili, catur akan diikuti oleh enam negara yaitu, Portugal, Mozambik, Cabo Verde, Angola, dan São Tomé dan Príncipe, masing-masing mengirim dua atlet (satu putra dan satu putri). Hanya Timor-Leste yang mengirimkan empat atlet, dua putra dan dua putri. Itu menunjukkan komitmen penuh negara terhadap perkembangan catur.
Zeferino Viegas selaku Ketua FXTL menegaskan bahwa usulan untuk memasukkan catur dalam pertandingan CPLP kali ini berasal langsung dari FXTL.
” FXTL sendiri yang merekomendasikan agar Catur diikutsertakan dalam Pertandingan CPLP ke – XII tahun ini,” ujarnya.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




