DILI, 15 Juli 2025 (TATOLI)– Perdana Menteri (PM) Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Singapura atas dukungan yang konsisten dan komprehensif dalam mempersiapkan Timor-Leste menjadi anggota penuh pada ASEAN.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan PM Xanana saat melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, di Kementerian Luar Negeri Singapura, Senin (14/07).
“Kami berterima kasih atas dukungan kuat Singapura, terutama dalam pelatihan yang sangat penting untuk mempersiapkan institusi kami bagi aksesi Timor-Leste ke ASEAN,” ujar PM Xanana dalam pernyataannya yang diakses Tatoli melalui laman resmi Pemerintah, Selasa ini.
PM Xanana menegaskan bahwa Timor-Leste berkomitmen penuh untuk menjadi bagian dari ASEAN dan siap menjalankan tanggung jawab sebagai anggota penuh.

Ia juga menyambut baik keputusan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, yang menyatakan bahwa Timor-Leste akan diterima secara resmi pada KTT ke-47 pada Oktober 2025 mendatang.
“Ini akan menjadi langkah bersejarah, bukan hanya bagi Pemerintah kami, tetapi juga bagi rakyat kami sebagai mitra yang bertanggung jawab,” ungkapnya.
Dukungan teknis dan pelatihan dari Singapura dianggap sangat penting dalam proses persiapan aksesi. PM Xanana menyampaikan bahwa bantuan ini membantu memastikan kesiapan institusi nasional, serta memperkuat kemampuan Timor-Leste untuk memberikan kontribusi yang berarti di ASEAN.
“Kami memahami bahwa masih ada isu-isu yang belum terselesaikan, termasuk yang disampaikan oleh Singapura. Kami berkomitmen untuk menyelesaikannya,” tambah PM Xanana.
Dalam pertemuan tersebut, Singapura juga menawarkan paket dukungan baru yang mencakup pelatihan, kerja sama pembangunan, dan penguatan kapasitas kelembagaan.
PM Xanana menyambut positif tawaran tersebut dan menekankan pentingnya hubungan kemitraan dengan Singapura. “Kami menerima dukungan dari mitra pembangunan kami, dan Singapura adalah mitra yang sangat penting bagi negara kami,” tegasnya.
Selain membahas keanggotaan ASEAN, PM Xanana juga menyatakan dukungan Timor-Leste terhadap pencalonan Singapura untuk posisi di Mahkamah Internasional (ICJ).
Ia menegaskan bahwa Timor-Leste adalah pendukung kuat hukum internasional dan menginginkan sistem hukum global yang efektif.
Hubungan Bilateral Semakin Kuat
Kedua pemimpin juga membahas penguatan hubungan bilateral, termasuk pembukaan Kedutaan Besar Singapura di Dili. Langkah ini dinilai sebagai bukti kuatnya hubungan diplomatik yang semakin erat antara kedua negara.
Timor-Leste menghargai peran Singapura dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya melalui investasi dan kerja sama di bidang infrastruktur, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, dan pariwisata.

Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão memperkenalkan anggota pemerintahnya kepada Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong saat melakukan kunjungan ke di kantor Kementerian Luar Negeri Singapura, Senin (14/07). Foto GPM
“Keberhasilan Singapura sebagai bangsa menjadi panutan bagi kami. Kami percaya masih banyak potensi kerja sama yang dapat kita kembangkan,” ujar PM Xanana.
Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong juga menyatakan antusiasmenya menyambut Timor-Leste sebagai anggota baru ASEAN dan menegaskan komitmen untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.
“Selamat datang PM Xanana Gusmão di Singapura. Kami menantikan kehadiran Timor-Leste dalam keluarga ASEAN dan berharap dapat mempererat kemitraan kita di tahun-tahun mendatang,” ujar PM Lawrence Wong.
Singapura dan Timor-Leste telah menjalin hubungan persahabatan yang erat sejak lama. PM Wong menekankan bahwa negaranya terus mendukung pembangunan Timor-Leste, termasuk melalui pendirian Kedutaan Besar Singapura di Dili pada tahun 2024.
Kunjungan resmi PM Xanana dinilai sebagai momentum penting, bertepatan dengan persiapan Timor-Leste menuju keanggotaan penuh ASEAN pada KTT ASEAN ke-47 mendatang.
“Kami berdiskusi secara konstruktif mengenai penguatan kerja sama bilateral, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan kapasitas kelembagaan,” jelas PM Wong.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Singapura akan meluncurkan paket eSTARS khusus untuk membantu integrasi Timor-Leste ke ASEAN dan mendukung pembangunan jangka panjang negara tersebut.
Pertemuan bilateral ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara, termasuk Wakil PM Francisco Kalbuadi Lay, Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas, dan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




