DILI, 08 Juli 2025 (TATOLI) — Sekretaris Jenderal (Sekjen) ASEAN, Kao Kim Hourn, mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Republik Demokratik Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas. Dalam pertemuan tersebut keduanya membahas kemajuan Timor-Leste menuju keanggotaan penuh ASEAN pada Oktober 2025.
Pertemuan antara Sekjen ASEAN, Kao Kim Hourn dan Menteri Bendito dos Santos Freitas dilakukan pada Senin (07/07) disela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-58 dan Pertemuan Terkait, di Kuala Lumpur, Malaysia, yang digelar pada 08 – 11 juli 2025.
Dalam siaran pers dari Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama (MNEC) yang diakses Tatoli, menyebutkan bahwa dalam pertemuan itu, pembahasan mereka difokuskan pada kemajuan Timor-Leste menuju keanggotaan penuh ASEAN, menyusul keputusan Pemimpin ASEAN pada KTT ASEAN ke-46 untuk menerima Timor-Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN pada KTT ASEAN ke-47 mendatang, yang dijadwalkan pada Oktober 2025.
Perlu diketahui, pada 26 Mei 2025 Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato’ Seri Anwar Ibrahim, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 di Kuala Lumpur, Malaysia, secara resmi menyatakan bahwa Timor-Leste akan menjadi anggota penuh ASEAN pada KTT ke-47 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025, di Kuala Lumpur.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Timor-Leste (MNEC), menyebutkan Perdana Menteri Anwar menyampaikan apresiasi mendalam dan penghargaan tinggi kepada semua pihak, baik dari dalam ASEAN maupun mitra eksternal yang telah berkontribusi secara konsisten dalam mendukung proses aksesi Timor-Leste menuju keanggotaan penuh.
Keputusan tersebut juga menandai tonggak penting dalam sejarah ASEAN sebagai organisasi regional yang terus berkembang menuju integrasi lebih dalam dan inklusif.
ASEAN merupakan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara yang dibentuk pada 08 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Negara-negara pendiri ASEAN adalah Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Singapura.
ASEAN kini beranggotakan 10 negara yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Brunei Darrusalam.
Sementara, ASEAN telah mengakui Timor-Leste sebagai anggotanya yang ke-11. Status Timor-Leste sebagai pengamat (Observer). Keputusan itu disampaikan melalui pernyataan resmi yang dikeluarkan setelah pertemuan para pemimpin ASEAN di Kamboja pada jumat (11/11/2022).
TATOLI




