APCC 2025 : Portugal nyatakan siap jadi tuan rumah Konferensi Komunitas Portugis Asia berikutnya

DILI, 27 Juni 2025 (TATOLI)— Pemerintah Portugal menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah Konferensi Komunitas Portugis Asia (Asian Portuguese Community Conference/APCC) edisi kelima.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam pesan resmi dari Perdana Menteri Portugal, Luís Montenegro, yang dibacakan oleh Duta Besar Portugal untuk Timor-Leste, Manuela Bairos, dalam Konferensi APCC ke – IV yang berlangsung di CCD (Pusat Konvensi Dili), Timor-Leste, Jumat ini.
Dalam pesan tersebut, Perdana Menteri Montenegro menyampaikan terima kasih kepada Perdana Menteri Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão, atas undangan yang diberikan selama kunjungan resminya ke Portugal pada Oktober 2024.
Ia mengungkapkan penyesalan karena tidak dapat hadir secara langsung di Dili karena kesibukan pembentukan Pemerintahan Konstitusional ke-25.
Montenegro memberikan penghormatan kepada semua pihak yang telah memungkinkan terselenggaranya konferensi ini, termasuk masyarakat Kawasan Portugis Malaka yang memulai inisiatif APCC pada tahun 2016.
Ia menegaskan pentingnya pengakuan terhadap komunitas-komunitas Luso-Asia yang telah menjaga dan melestarikan warisan budaya Portugis di berbagai belahan Asia.
“Komunitas-komunitas ini telah bertahan dengan ketahanan yang tak tergoyahkan dan kemauan yang kuat untuk melindungi identitas mereka, sering kali dengan cara yang menyendiri dan berani,” ujar Montenegro dalam pesannya.
Komunitas Portugis-Asia diketahui tersebar di berbagai negara seperti Malaysia (Malaka), Thailand (Bangkok), Myanmar, Indonesia (Jakarta dan Flores), Tiongkok (Makau), Sri Lanka (Batticaloa dan Trincomalee), India (Goa), serta Timor-Leste sendiri.
Perdana Menteri Portugal menyatakan bahwa komunitas-komunitas tersebut merupakan jembatan hidup atas pertukaran budaya, diplomatik, dan identitas yang telah berlangsung selama berabad-abad antara Portugal dan Asia. Ia juga menekankan bahwa Portugal berkomitmen untuk terus memperkuat hubungan bilateralnya dengan negara-negara tersebut serta dengan dunia berbahasa Portugis secara umum.
“Jika sesuai dan sejalan dengan keinginan masyarakat Portugis-Asia, Pemerintah Portugal siap menjadi tuan rumah salah satu edisi berikutnya dari Konferensi ini,” ungkapnya.
Komitmen Portugal ini mendapat sambutan hangat dari Perdana Menteri Timor-Leste, Xanana Gusmão, yang dalam sambutannya mengajak seluruh peserta konferensi untuk mendukung penyelenggaraan edisi berikutnya di Portugal.
“Perdana Menteri Portugal, saya bertanya apakah mungkin untuk mengadakan konferensi seperti ini di Portugal. Apakah Anda semua setuju?” tanya PM Xanana yang langsung disambut antusias hadirin.
Selain menyampaikan kesiapan sebagai tuan rumah, Pemerintah Portugal juga mengapresiasi kontribusi tokoh masyarakat Luso-Asia, termasuk Joseph de Santa Maria, yang memprakarsai inisiatif pertama di Malaka. Portugal juga menyatakan dukungan untuk upaya pelembagaan proyek-proyek yang lahir dari Konferensi Dili ini.
Konferensi APCC ke – IV di Dili ini menegaskan kembali pentingnya kerja sama budaya dan identitas antara Portugal dan komunitas-komunitas Luso-Asia yang tersebar di kawasan, serta memperkuat posisi Timor-Leste sebagai penghubung strategis antara dunia berbahasa Portugis dan kawasan Asia Tenggara.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

