iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Perang Timur Tengah jadi ancaman Global, Paus Leo XIV desak dunia bertindak

Perang Timur Tengah jadi ancaman Global, Paus Leo XIV desak dunia bertindak

Paus Leo XIV. Foto Vatikan news

DILI, 23 Juni 2025 (TATOLI) — Paus Leo XIV mengeluarkan seruan mendesak agar dunia segera bertindak menghentikan konflik di Timur Tengah yang semakin memanas, khususnya antara Israel dan Iran, sebelum tragedi perang berubah menjadi jurang yang tidak dapat diperbaiki bagi umat manusia.

Dalam doa Angelus yang disampaikan pada Minggu pagi (22/06) sesuai diterbitkan Vatican News, Paus Leo menegaskan bahwa perang tidak menyelesaikan masalah, melainkan justru memperparah luka sosial yang membutuhkan waktu berpuluh generasi untuk disembuhkan.

Ia menekankan, tidak ada kemenangan bersenjata yang mampu menggantikan rasa sakit para ibu, ketakutan anak-anak, dan masa depan yang dicuri akibat peperangan.

“Perang tidak menyelesaikan masalah, tetapi justru memperbesarnya dan menghasilkan luka yang dalam dalam sejarah masyarakat, yang membutuhkan waktu beberapa generasi untuk disembuhkan. Tidak ada kemenangan bersenjata yang dapat mengimbangi rasa sakit para ibu, ketakutan anak-anak, masa depan yang dicuri,” kata Paus Leo.

Ketegangan di Timur Tengah memuncak sejak 13 Juni 2025 ketika Israel melancarkan serangan besar-besaran ke fasilitas nuklir Iran, menargetkan pemimpin militer, ilmuwan, serta infrastruktur penting dengan bantuan pesawat tempur dan drone. Iran kemudian membalas dengan serangan rudal ke wilayah Israel.

Situasi makin memanas setelah Amerika Serikat pada 22 Juni 2025 menyerang tiga fasilitas nuklir Iran, menandai keterlibatan langsung dalam konflik tersebut.

Paus Leo XIV mengungkapkan keprihatinannya atas penderitaan warga sipil yang semakin berat, terutama di Gaza dan wilayah lain yang membutuhkan bantuan kemanusiaan yang segera dan memadai.

Ia menyerukan agar seluruh komunitas internasional mengambil tanggung jawab moral untuk mengakhiri pertikaian sebelum kehancuran lebih jauh terjadi.

Paus Leo berharap diplomasi dan upaya damai dapat segera menggantikan kekerasan, agar bangsa-bangsa dapat membangun masa depan dengan perdamaian, bukan konflik berdarah.

Pada kesempatan itu, Paus juga menyampaikan salam hangat kepada anggota parlemen dan wali kota yang hadir di Lapangan Santo Petrus, dalam rangka Yubileum Gubernur dan Administrator. Ia menutup dengan berkat bagi semua yang terlibat dalam perayaan Corpus Christi, termasuk melalui doa, musik, dan prosesi. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!