iklan

HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

Timor-Leste tuan rumah APCC 2025, siapkan Deklarasi Dili bentuk APCA  

Timor-Leste tuan rumah APCC 2025, siapkan Deklarasi Dili bentuk APCA   

Bendera Timor-Leste. Foto Tatoli

DILI, 18 Juni 2025 (TATOLI) — Timor-Leste akan menjadi tuan rumah Asian Portuguese Community Conference (APCC) ke-IV yang akan digelar pada 27 hingga 29 Juni 2025 di Pusat Konvensi Dili. Konferensi yang mengusung moto “Bersatu dalam Keberagaman — Tantangan dan Peluang Warisan Sekuler” ini akan mempertemukan perwakilan komunitas keturunan Portugis dari berbagai wilayah Asia.

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão dan Presiden Otoritas Pariwisata Timor-Leste (ATTL), Virgilio Smith, secara resmi memberikan presentasi terkait acara tersebut dalam rapat Dewan Menteri, rabu ini di kantor Pemerintah.

APCC akan menghadirkan delegasi dari komunitas Portugis Asia di Malaka (Malaysia), Makau, Sri Lanka, Goa (India), Myanmar, Tugu dan Flores (Indonesia), Thailand, serta Timor-Leste.

Konferensi ini dirancang sebagai platform diskusi, pertukaran ide, serta pelestarian warisan budaya Portugis di Asia. Rangkaian kegiatan meliputi pidato resmi, ceramah, diskusi panel, pertunjukan budaya, dan pemutaran film dokumenter.

“Puncak acara adalah presentasi dan penandatanganan Deklarasi Dili, yang bertujuan membentuk Asosiasi Komunitas Luso-Asia (APCA) sebagai wadah keberlanjutan komunitas,” ungkap laporan hasil Rapat Dewan Menteri yang diakses Tatoli.

Persiapan konferensi dikoordinasikan oleh panitia lokal di bawah Kabinet Perdana Menteri Timor-Leste. Pembentukan Kelompok Kerja yang melibatkan berbagai kementerian terkait telah dilakukan, termasuk Kementerian Pariwisata dan Lingkungan Hidup yang dipimpin oleh Virgilio Smith, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pemuda, Olahraga, Seni dan Budaya, serta Kantor Perdana Menteri.

Edisi keempat APCC di Dili akan menitikberatkan pada empat tujuan utama yaitu, ucapan terima kasih dan pengakuan, promosi warisan budaya, inklusi dan integrasi, serta keberlanjutan kelembagaan dan partisipasi komunitas.

Sejak abad ke-16, komunitas Portugis Asia telah tersebar di berbagai wilayah strategis Asia, mempertahankan bahasa, budaya, dan identitas Katolik warisan Portugis meskipun telah berasimilasi dengan budaya lokal. Komunitas ini meliputi wilayah Malaka, Goa, Sri Lanka, Myanmar, Bangkok, Makau, Tugu, Flores, dan Oekusi di Timor-Leste.

APCC 2025 di Dili diharapkan menjadi momentum penting dalam menguatkan jaringan komunitas Luso-Asia dan memastikan pelestarian warisan budaya Portugis yang kaya dan beragam.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!