Pemerintah Timor-Leste sampaikan belasungkawa pada korban tragedi pesawat Air India

DILI, 13 Juni 2025 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste menyampaikan ucapan belasungkawa atas tragedi pesawat Air India yang jatuh dan mengakibatkan 241 penumpang meninggal dunia dan satu orang selamat. Tragedi pesawat Air India jatuh saat terbang dari India menuju London, Inggris setelah lepas landas, pada 12 Juni 2025, di kota Ahmedabad, India.
Dalam laman resmi Pemerintah Timor-Leste yang diakses Tatoli, Jumat ini menyebutkan, Pemerintah Timor-Leste menyampaikan belasungkawa dan kesedihan yang sedalam-dalamnya atas tragedi yang terjadi pada 12 Juni 2025, di kota Ahmedabad, India, di mana sebuah pesawat Air India yang menuju London jatuh tidak lama setelah lepas landas, yang menyebabkan sedikitnya 241 orang meninggal dunia.
Ada 242 orang di dalam pesawat itu, dimana, 230 penumpang dan 12 awak, dari berbagai negara, termasuk 169 warga negara India, 53 warga negara Inggris, tujuh warga negara Portugal, dan satu warga negara Kanada.
Atas tragedi tersebut, Pemerintah Timor-Leste sangat menyesalkan hilangnya nyawa manusia dan menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban kecelakaan tragis ini, yang menandai salah satu episode paling menghancurkan dalam penerbangan sipil dalam beberapa dekade terakhir.
Pemerintah Timor-Leste menyampaikan solidaritasnya kepada Pemerintah dan rakyat India pada saat duka cita bersama ini, dan juga menyampaikan solidaritas ini kepada Pemerintah Inggris, Portugal, dan Kanada, yang warga negaranya termasuk di antara korban yang tewas.
Atas nama Pemerintah Timor-Leste, Menteri Kabinet Dewan Menteri dan Juru Bicara Pemerintah, Agio Pereira, menyatakan bahwa “dengan sangat berduka Pemerintah Timor-Leste menerima berita tentang bencana udara di Ahmedabad. Hilangnya begitu banyak nyawa, termasuk warga negara sahabat yang memiliki hubungan historis dan kerja sama dengan kami, sangat berduka. Kami menyampaikan solidaritas yang paling tulus kepada Perdana Menteri India, Narendra Modi dan rakyat India, serta kepada keluarga semua korban tragedi ini,” kata Agio Pereira.
Dalam laman Antaranews yang dikutip Tatoli, Pesawat Boeing 787-8 tersebut lepas landas menuju Bandara Gatwick London pada pukul 13.38 waktu setempat pada Kamis dengan membawa 230 penumpang dan 12 awak, sebelum jatuh di kawasan Meghani Nagar, Ahmedabad, tak lama setelah tinggal landas.
Kecelakaan pesawat Air India pada Kamis ini merupakan insiden pertama pesawat Boeing 787 Dreamliner yang menyebabkan korban jiwa, menurut pangkalan data penerbangan Aviation Safety Network.
Dari total 170 insiden yang tercatat dialami pesawat tipe Boeing 787 sejak penerbangan perdananya pada tahun 2009, baru kali ini tercatat insiden yang memakan korban tewas.
TATOLI

