DILI, 03 Juni 2025 (TATOLIU)– Komunitas Ordo Fratrum Minorum (OFM) Timor siap menggelar Novena Santo Antonius secara serentak mulai 04 hingga 12 Juni 2025 di berbagai lokasi di Timor-Leste.
Tahun ini, devosi umat Katolik akan semakin khusyuk dengan kehadiran dua relikui Santo Antonius yang masing-masing ditempatkan di Kapel Santo Antonius Padua, Fomento II – Dili, dan Paroki Fatuberliu yang digabung dengan Paroki Alas, Manufahi.
“Antusiasme umat meningkat dari tahun ke tahun. Sebagai bentuk persiapan, panitia telah memasang tenda-tenda di halaman kapel Dili untuk mengakomodasi jumlah peziarah yang diperkirakan cukup besar,” ucap Ketua Yayasan OFM Timor, Romo Andreas Hamma – OFM pada TATOLI, selasa ini.
Berita terkait : Pembangunan tempat suci Relikui St. Antonius di Fatuberliu dalam proses desain
Novena Santo Antonius akan berlangsung di empat lokasi utama seperti Kapel Santo Antonius Padua – Fomento II, Dili, Paroki Fatuberliu, Paroki Alas dan Kapel San Miguel Arcanjos – Fatumea, Covalima.
Kegiatan yang dijalankan selama novena meliputi Misa harian, devosi, penghormatan (venerate) terhadap relikui, novena personal, serta Café Esperança dan bazar yang diisi dengan makanan, minuman, dan pertunjukan musik dari komunitas.
Menurutnya yang menjadi sorotan utama tahun ini adalah kehadiran dua relikui otentik Santo Antonius. Relikui di Dili berasal dari Padua, Italia, tempat di mana Santo Antonius wafat dan dimakamkan, sedangkan relikui di Fatuberliu berasal dari Lisboa, Portugal, tempat kelahiran sang santo.
“Relikui dari Padua ini, sebelum Misa dan ditempatkan di atas altar setiap hari selama Novena. Tahun ini memang istimewa karena umat bisa berdevosi langsung di hadapan relikui Santo Antonius,” jelas Romo Andreas.
Sebagai bagian dari rencana jangka panjang, OFM Timor juga akan membangun ruang meditasi khusus di sisi Kapel Santo Antonius Padua di Dili. Ruangan ini akan menjadi tempat permanen untuk menyimpan relikui dan membuka akses bagi umat yang ingin bermeditasi atau berdoa secara pribadi melalui perantaraan Santo Antonius.
Novena akan mencapai puncaknya pada 12 Juni 2025, dengan Misa Kudus yang akan dipimpin langsung oleh Kardinal Virgilio do Carmo da Silva, SDB. Kehadiran Kardinal menambah kekhusyukan perayaan tahun ini, di mana Misa juga akan melibatkan imam dari berbagai tarekat, seperti Salesian Don Bosco (SDB), Karmelit, Diosesan, dan tentunya para imam Fransiskan sendiri.
“Devosi Santo Antonius ini bukan hanya milik umat Katolik saja. Semua orang yang merasa membutuhkan kekuatan dan pengharapan, sangat dipersilakan datang dan merasakannya,” tutur Romo Andreas.
Selain itu, pada 13 Juni 2025 untuk misa perayaan pesta Santo Antonius akan dipimpin lansung oleh Frei Kons Bahang OFM, Tamu khusus OFM dari Indonesia.
Acara sosial yang mendampingi Novena tahun ini mengusung konsep Café Esperança, sebuah evolusi dari “Café Espiritual” di tahun-tahun sebelumnya. Nama ini diambil dari tema Tahun Yubileum Esperança (Harapan) yang diusung komunitas Katolik Timor-Leste tahun ini.
Selain menyediakan tempat berkumpul, makan, dan minum, café ini juga menjadi ruang kesaksian, di mana umat berbagi pengalaman spiritual yang mereka alami melalui devosi kepada Santo Antonius.
Komunitas OFM Timor sendiri saat ini terdiri dari 25 saudara dengan Kaul Kekal (bruder dan imam), termasuk tiga saudara dari Indonesia, 30 saudara muda Kaul Sementara, yang sedang menjalani studi filsafat dan teologi, serta 16 postulan, dan 6 saudara dalam Tahun Kanonik.
Dari saudara Kaul Kekal, 4 di antaranya telah menjadi diakon, dan direncanakan akan ditahbiskan menjadi imam di Indonesia pada 11 Juli 2025.
Dalam pesannya kepada umat, Romo Andreas menekankan pentingnya devosi sebagai sumber kekuatan rohani dalam menghadapi tantangan zaman, baik yang berkaitan dengan keluarga, pekerjaan, penyakit, maupun persoalan sosial lainnya.
“Santo Antonius adalah salah satu santo paling dicintai di dunia. Patungnya yang memangku Kanak-Kanak Yesus adalah simbol kedekatan spiritualnya dengan Tuhan, dan tentu, dengan umat yang menderita,” ujarnya.
Novena Santo Antonius akan dilaksanakan setiap hari pukul 18.30 WTL (Waktu Timor-Leste), dimana semua umat, dari latar belakang manapun, diundang untuk hadir dan merasakan berkat dari devosi kepada Santo Antonius.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




