DILI, 02 juni 2025 (TATOLI)– Kopi asal Timor-Leste (TL) kini resmi hadir di jaringan kedai kopi ternama dunia, Starbucks Jepang, mulai Rabu (28/5/2025). Peresmian produk Kopi Timor – Leste di cabang Starbucks Iidabashi, Tokyo, disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk oleh Duta Besar Timor-Leste untuk Jepang, Ilídio Ximenes da Costa, yang turut hadir dalam acara peluncuran.
Sebelumnya, produk kopi Timor-Leste hanya tersedia di pasar retail seperti supermarket dan minimarket. Kini, kehadirannya di salah satu jaringan kafe global terbesar merupakan langkah besar dalam mempromosikan cita rasa dan kualitas kopi Timor-Leste ke dunia internasional.
“Terhitung mulai tanggal 28 Mei 2025, Kopi Timor-Leste hadir di Starbucks Tokyo. Sebelumnya, hanya dijual di supermarket, minimarket, dan lain-lain,” ujar Dubes Ilídio secara daring kepada media TATOLI.
Berita terkait : Oktober 2024 : Timor-Leste ekspor kopi ke delapan negara
Lebih dari sekadar peluncuran produk, Dubes Ilídio menyampaikan bahwa Kopi Timor-Leste kini tersedia di seluruh jaringan Starbucks Jepang, sebuah pencapaian yang mencerminkan pengakuan terhadap mutu kopi asal Ermera dan daerah lainnya di Timor-Leste. “Ini karena aroma dan rasanya enak dan sangat harum,” tambahnya.
Kehadiran kopi Timor-Leste di pasar premium Jepang tidak terlepas dari peran dua mitra utama, yakni perusahaan lokal Jepang ZENSO dan organisasi nirlaba PARCIC, yang telah membantu mempromosikan kopi Timor-Leste secara berkelanjutan.
Namun demikian, Dubes Ilídio juga menyoroti tantangan yang dihadapi di dalam negeri. Ia menegaskan bahwa meskipun permintaan dari pasar Jepang sangat besar, kapasitas produksi kopi dalam negeri masih rendah. Hal ini, menurutnya, perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.
“Permintaan dan pasar di Jepang sangat besar sehingga penting dalam jumlah besar. Namun, produksi dalam negeri rendah,” katanya.
Untuk itu, ia mendorong agar pemerintah Timor-Leste segera menyusun kebijakan nasional yang mendorong peningkatan produksi kopi, termasuk penciptaan lapangan kerja, pemberian insentif bagi petani, serta akses pinjaman bagi sektor swasta yang bergerak di industri kopi.
“Harus ada kebijakan dari pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja di negara untuk menanam kopi, dan memberikan insentif serta pinjaman kepada sektor swasta,” tegas Ilídio.
Langkah strategis ini dinilai penting agar Timor-Leste tidak hanya menjadi penyedia kopi berkualitas di pasar dunia, tetapi juga mampu memperkuat fondasi ekonomi domestik melalui sektor pertanian berkelanjutan.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




