Top

Dari Budaya ke Inovasi, MYExpo Dili 2025 tampilkan semangat satu ASEAN

Malaysia Expo Dili (MYExpo Dili) 2025 resmi dibuka di Pusat Konvensi Dili (CCD), Jumat (09/05). Foto Tatoli/Antonio Daciparu

DILI, 09 Mei 2025 (TATOLI)— Malaysia Expo Dili (MYExpo Dili) 2025 resmi dibuka hari ini di Pusat Konvensi Dili (CCD), dengan menhadirkan panggung pameran yang merayakan keragaman budaya, kemajuan teknologi, dan visi bersama untuk kawasan ASEAN yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Diselenggarakan selama dua hari, 9 hingga 10 Mei 2025, MYExpo Dili menjadi ajang strategis yang mempertemukan lebih dari 25 peserta pameran dari Malaysia yang berasal dari berbagai sektor unggulan, termasuk pendidikan tinggi, kesehatan, pariwisata, TVET (Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan), ekonomi digital, pertanian, dan ketahanan pangan.

Duta Besar Malaysia untuk Timor-Leste, Amarjit Singh Sarjit Singh, menegaskan bahwa MYExpo Dili 2025 adalah simbol nyata dari persahabatan, inovasi, dan kemitraan regional.

“Expo ini bukan hanya memperkenalkan sektor-sektor utama Malaysia, tetapi juga membuka peluang kolaborasi bermakna dengan Timor-Leste. Kedua negara memiliki hubungan bilateral yang hangat dan penuh saling menghormati,” ujar Duta Besar Amarjit.

Ia juga menegaskan komitmen Malaysia untuk mendukung aksesi penuh Timor-Leste ke ASEAN, seraya menyampaikan bahwa sebagai Ketua ASEAN 2025, Malaysia berkomitmen memperkuat kerja sama regional melalui transformasi digital, ketahanan ekonomi, dan perdagangan inklusif.

Pameran ini sekaligus menjadi momentum menuju Visit Malaysia 2026, kampanye pariwisata nasional Malaysia yang ditargetkan menarik lebih dari 35 juta wisatawan mancanegara dengan proyeksi pendapatan mencapai $30,8 miliar.

Tak hanya menampilkan potensi bisnis dan pendidikan, expo ini juga menyuguhkan elemen budaya khas Malaysia seperti pertunjukan “Master Teh Tarik” serta ASEAN Bazaar yang dirancang untuk memperkenalkan semangat kehangatan, keramahtamahan, dan kreativitas masyarakat ASEAN dan Malaysia kepada warga Timor-Leste.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Timor-Leste, Francisco Kalbuadi Lay, dalam sambutannya menyoroti pentingnya MYExpo sebagai wujud nyata dari semangat persatuan ASEAN.

“Ini bukan hanya soal makanan, budaya, atau pendidikan. Ini adalah misi bersama untuk bekerja sebagai satu keluarga, satu ASEAN. Malaysia telah menunjukkan bahwa kekuatan kita adalah pada keragaman dan kebersamaan,” ujarnya.

Menteri Francisco juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Malaysia terhadap sektor pendidikan, kesehatan, dan bisnis di Timor-Leste.

Ia menggarisbawahi pentingnya hubungan orang ke orang (people-to-people) dalam membangun kerja sama yang berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan petani, pelaku usaha kecil, dan masyarakat umum.

Pameran ini, menurutnya, merupakan kelanjutan dari hubungan sejarah yang telah lama terjalin antara kedua bangsa, bahkan sebelum kemerdekaan Timor-Leste.

“Dari makanan hingga mode, dari alam hingga teknologi, expo ini menunjukkan kekayaan budaya dan potensi besar yang dimiliki ASEAN. Banyak budaya, tapi satu semangat,” tambahnya.

Wakil Perdana Menteri mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama membangun masa depan yang damai, stabil, dan saling menghargai, seraya mengingatkan agar tidak melewatkan sajian kuliner khas Malaysia yang turut hadir memeriahkan acara.

MYExpo Dili 2025 tidak hanya menjadi ajang promosi dan pertunjukan, tetapi juga ruang strategis untuk membangun jaringan kerja sama regional yang lebih erat, yang sejalan dengan visi ASEAN sebagai kawasan yang damai, inklusif, dan berkelanjutan.

Acara ini turut didukung oleh My Events International Malaysia sebagai penyelenggara utama, serta kerja sama erat dengan berbagai mitra lokal, panitia, staf CCD, tenaga medis, PNTL, dan Kedutaan Besar Malaysia di Dili.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor  : Armandina Moniz 

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!