DILI, 17 Oktober 2024 (TATOLI) – Parlemen Nasional (PN) Timor – Leste melalui Kelompok Nasional UIP (União Interparlamentar) atau Kelompok Nasional untuk Persatuan Antar-Parlemen berpartisipasi dalam pertemuan konferensi UIP ke-149 di Jenewa Swiss.
Pertemuan konferensi UIP ke-149 di Jenewa Swiss tahun ini mengangkat tema “Ciência, Tecnologia & Inovação: Caminho para a Transformação e Desenvolvimento Sustentável” atau Ilmu Pengetahuan, Teknologi & Inovasi: Jalan Menuju Transformasi dan Pembangunan Berkelanjutan. Pertemuan tersebut dimulai pada 13 – 17 oktober 2024.
Anggota Parlemen Nasional Timor-Leste yang berpartisipasi dalam pertemuan UIP dipimpin oleh anggota Parlemen Saul Salvador Amaral selaku Ketua Kelompok dari Timor-Leste, didampingi Wakil Ketua PN, Maria Teresa Gusmão, Sekretaris Parlemen, Carminda Carlota, anggota parlemen Ana Bela Sávio dan staf Teknik.
Berdasarkan siaran pers yang diakses Tatoli, menyebutkan, pada pertemuan pertama, para delegasi mengambil bagian dalam pertemuan Forum Parlemen Perempuan, Forum Parlemen Pemuda, Komite Perdamaian dan Keamanan Internasional, Komite Hak Asasi Manusia, Komite Pembangunan Berkelanjutan, dan pertemuan Majelis Umum.
Ada juga pertemuan-pertemuan lain untuk mempromosikan kerjasama, seperti Kelompok Asia-Pasifik (APG), Majelis Parlemen Asia (APA) dan Kelompok Majelis Parlemen Komunitas Negara-negara Berbahasa Portugis (AP-CPLP). Delegasi ini juga diundang oleh Duta Besar Timor-Leste di Jenewa untuk mengambil bagian dalam seminar g7+.
Forum Parlemen Perempuan melihat lebih dekat pada reparasi bagi para korban konflik bersenjata antar kelompok atau negara, khususnya kasus-kasus kekerasan seksual dan pembunuhan terhadap perempuan.
Anak-anak juga menjadi korban dan kehilangan kesempatan untuk mengakses pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar, dalam kaitannya dengan pembangunan berkelanjutan, konflik bersenjata memiliki dampak negatif terhadap masyarakat, menyebabkan mereka tidak memiliki akses terhadap pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar.
Berkenaan dengan hak asasi manusia, fokusnya adalah pada perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di banyak negara tetapi tidak memberikan kontribusi terhadap pembangunan negara dengan membayar pajak kepada negara, yang merugikan pendapatan negara dan mengakibatkan negara tidak dapat berinvestasi di sektor-sektor yang fundamental sesuai dengan rencananya.
Bersamaan dengan pertemuan UIP ini, pertemuan Asosiasi Sekretaris Jenderal Parlemen juga diadakan, dan Sekretaris Jenderal Parlemen Nasional Timor – Leste, Edgar Sequeira Martins, juga ikut serta dalam pertemuan tersebut.
Reporter : Nelson de Sousa (Penerjemah : Armandina Moniz)
Editor : Cancio Ximenes




