DILI, 11 juli 2024 (TATOLI)—Presiden Republik Timor-Leste, Jose Ramos Horta mengusulkan adanya kerjasama pelatihan bersama antara Kepolisian Nasional Timor-Leste (PNTL) dan Kepolisian Nasional Angola, sebagai bagian dari hubungan bilateral antara kedua negara.
Hal itu diungkapkan Presiden Horta saat mengunjungi Akademi Kepolisian Nasional Angola, pada selasa (09/07), disela-sela kunjungan kerja kenegaraannya di Angola.
“Pengiriman instruktur Kepolisian Angola ke Dili untuk program pelatihan, akan lebih mempererat hubungan bilateral kedua negara. Jadi, kedepannya akan dibahas dengan Kementeri Dalam Negeri Timor-Leste,” kata Presiden Horta melalui siaran pers yang diakses Tatoli, kamis ini.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden Horta menyoroti perjuangan kemerdekaan antara Angola dan Timor-Leste, dimana mempunyai kaitan yang sama antara restorasi kemerdekaan Timor-Leste pada 2002 dan proses pembebasan Angola pada tahun 1975, serta memuji solidaritas awal Angola terhadap hak Timor-Leste untuk menentukan nasib sendiri.
Kepala Negara juga berbagi tentang upaya pembangunan negara yang sedang berlangsung di Timor-Leste, khususnya dalam pengembangan Kepolisian Nasional Timor-Leste.
“Timor-Leste telah memperoleh manfaat dari kemitraan internasional dari Australia dan Portugal dalam hal pelatihan terhadap PNTL dan militer (F-FDTL/ Pasukan Pertahanan Bersenjata Timor-Leste),” jelas Horta.
Kepala negara menyatakan kekagumannya atas kemajuan Angola, dan menggambarkannya sebagai salah satu negara paling menjanjikan di dunia. Horta juga menyarankan agar Angola bisa menjadi kandidat kuat untuk kursi tetap Dewan Keamanan PBB yang kemungkinan akan direformasi.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz




