iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Tim Gabungan lakukan inspeksi mendadak ke Gudang INFPM  

Tim Gabungan lakukan inspeksi mendadak ke Gudang INFPM  

Tim Pengawas gabungan dari KFP, KAK, Inspektorat Jenderal Negara (IGE) dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kekayaan Negara melakukan inspeksi mendadak ke INFPM. Foto spesial

DILI, 09 Juli 2024 (TATOLI)— Tim Gabungan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KFP), Komisi Anti Korupsi (KAK), Inspektorat Jenderal Negara (IGE) dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Kekayaan Negara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke INFPM (Institut Nasional Farmasi dan Produk Medis) untuk melihat langsung stok item obat yang tersedia.

“Hari ini tim gabungan datang melakukan inspeksi mendadak ke Gudang INFPM untuk melihat stok obat. Setelah kami berbicara  dengan bagian pengadaan, mereka melaporkan bahwa obat-obatan yang ada di INFPM cukup untuk melayani masyarakat,” kata Komisaris KFP, Agapito da Conceição pada wartawan usai melakukan sidak ke Gudang INFPM, Kampung Alor Dili, Selasa ini.

Berita terkait : Masalah stock obat, Xanana minta Kemenkes beli obat sesuai kebutuhan

Dikatakan, stok item obat yang tersedia saat ini di gudang INFPM dapat mencukupi kebutuhan hingga maret tahun depan.

“Kami sudah cek daftar yang mereka berikan kepada dan stok obat-obatan yang ada di sini lengkap dan cukup. Mereka juga mengatakan akan mengimpor beberapa item obat lagi pada juli ini sebesar 27%, sehingga stok item obat yang ada di sini dapat merespons kebutuhan hingga desember tahun ini dan bisa juga sampai maret tahun depan,” imbuhnya.

Dikatakan, INFPM saat ini juga melakukan pengelolaan obat, dan bagaimana melihat proses pendistribusiannya.

“Mereka ingin mendistribusikan obat ke rumah sakit dan akan melihat rumah sakit dan mencatat obat apa yang diperlukan sehingga mereka dapat mendistribusikan obat untuk menghindari stok dan menghindari pendapat masyarakat tentang stockout obat di rumah sakit,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Direktur Pencegahan KAK, Rosário Salsinha, mengatakan, penyediaan stok obat di Gudang INFPM cukup.

“Obat-obatan yang ada di gudang obat di sini lengkap dan stoknya cukup dan tidak ada masalah. Karena itu, saya ingin menyampaikan bahwa kekhawatiran masyarakat tentang obat-obatan tersebut tidak ada dan kenyataannya tidak sama, setelah kita melihat langsung di Gudang INFPM dan obat-obat disini cukup,” paparnya.

Menurutnya, terkadang masyarakat mengatakan beberapa rumah sakit tidak memiliki obat karena terlambat dalam proses pengajuan permintaan ke INFPM.

Berita terkait : HNGV alami stockout obat sebesar 11%

“Isu yang muncul di masyarakat saat ini tentang stockout obat. Saya kira kenyataannya hari ini kita melihatnya, tidak seperti apa yang dikatakan masyarakat. INFPM sudah menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola obat-obatan dan obat tersebut mencukupi karena stoknya bisa hingga tahun depan, ”ucapnya.

Ditempat yang sama, Direktur Eksekutif INFPM, Brigido Simão Dias de Deus juga menginformasikan, saat ini situasinya sudah stabil, obat-obatan siap merespons situasi dalam memberikan pengobatan pada pasien.

“Kami juga melakukan pembelian obat hampir 200 item lebih, yang akan datang lagi. Item obat yang ada saat bisa merespon hingga desember atau  januari tahun depan,” jelasnya.

Reporter  : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!