iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE

Kapal pengangkut kabel fiber optik dari Perancis tiba di Timor-Leste

Kapal pengangkut kabel fiber optik dari Perancis tiba di Timor-Leste

Kapal pengangkut kabel fiber optik dari Perancis tiba di Pelabuhan Dili, Timor-Leste, sabtu (22/06/2024). Foto Media GPM

DILI, 22 juni 2024 (TATOLI)— Kapal pengangkut kabel fiber optik dari Perancis tiba di Dili, Timor-Leste, sabtu (22/06/2024).

Kapal pengangkut kabel fiber optik tersebut tiba di Pelabuhan Dili dan diterima langsung oleh Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão bersama anggota Pemerintah lainnya.

Para acara penerimaan kabel fiber optik itu digelar juga acara pemberian nama-nama pada repeater kabel fiber optik dengan nama-nama para martir Timor-Leste, seperti Maria Udu Bele “Maria Tapó”, Rosa Bonaparte Soares “Muki”, Dulce Maria da Cruz “Kami-Kami”, Fernando de Araújo “La-sama”, Agustinho do Espírito Santo, José da Silva, Venâncio Ramos Amaral Ferraz, dan Dinis Carvalho da Silva “Nelo Kadomi Timor”.

Dilain pihak, dilakukan juga penandatangang plakat yang dilakukan oleh Perdana Menteri Xanana Gusmão dengan didampingi sejumlah anggota pemerintah, para mitra dan sejumlah Duta Besar yang ada di Timor-Leste.

Berita terkait : Kapal pengangkut kabel fiber optik sudah masuk di laut Timor

“ Kita memberikan nama-nama para martir Timor-Leste pada repeater kabel fiber optik dengan nama-nama Maria Udu Bele “Maria Tapó”, Rosa Bonaparte Soares “Muki”, Dulce Maria da Cruz “Kami-Kami”, Fernando de Araújo “La-sama”, Agustinho do Espírito Santo, José da Silva, Venâncio Ramos Amaral Ferraz, dan Dinis Carvalho da Silva “Nelo Kadomi Timor. Nama-nama para martir yang disematkan itu akan selalu  mengingat kita akan perjuangan mereka,” kata PM Xanana dalam acara tersebut.

Sementara, Menteri Transportasi dan Komunikasi (MTK), Miguel Marques Manetelu, mengatakan dengan tibanya kabel fiber optil dari proyek Timor-Leste’s South Submarine Cable (TLSSC) yang langsung dipasang dari Darwin hingga Dili, dapat menjamin kecepatan internet bagi seluruh masyarakat di Timor- Leste.

“Kita telah menerima Kabel Fiber Optik Bawah Laut untuk proyek TLSSC. Semoga dengan adanya kabel bawah laut, akan mempercepat proyek ini pada akhir tahun, dan menjamin kecepatan internet untuk semua orang,” kata MTK Miguel Menetelu pada Tatoli di Pelabuhan Dili, sabtu ini.

Menteri Manetelu menginformasikan bahwa proyek TLSSC merupakan komponen penting bagi Timor-Leste, karena proyek ini akan menyediakan akses internet bagi seluruh warga di negeri.

Ditambahkan, dengan adanya kabel fiber optik dapat memanfaatkan kecepatan internet dalam menjamin pemerintahan, dan mengurus semua administrasi melalui aplikasi online secara efektif di Timor-Leste.

Menteri Manetelu juga memberikan paparan mengenai pemasangan kabel bawah laut yang diharapkan dapat beroperasi pada akhir tahun ini.

Pada september 2023, Pemerintah Timor-Leste melalui MTK menandatangani perjanjian kontrak dengan perusahaan RMS Ltd dan DXN Ltd untuk pengadaan ‘Pekerjaan Sipil untuk Infrastruktur Pendaratan TLSSC dan Penyediaan & Pemasangan Kabel Stasiun Pendaratan.

Berita terkait : Penerapan e-government, 2025 pemerintah targetkan kabel fiber optik

Perjanjian kontrak ditandatangani oleh Menteri Perhubungan dan Komunikasi, Miguel Menetelu, Wakil Executive Officer DXN Limited, Shalini Lagrutta, dan Erik Stokes, Manajer Operasi RMS Engineering and Construction Ltd.

Pada mei 2022, Pemerintahan Konstitusional ke-VIII dan Jaringan Alcatel Submarine Network (ASN) menandatangani pelaksanaan proyek TLSSC. Penandatanganan perjanjian tersebut membuka jalan bagi Pemerintah dan ASN untuk memulai implementasi proyek sistem kabel fiber optik bawah laut yang terhubung langsung ke Darwin dan Port Hedland, Australia. Perjanjian produksi kabel untuk proyek TLSSC ditandatangani oleh mantan Menteri Transportasi dan Komunikasi, José Agustinho da Silva, dan Perwakilan ASN, Craig Carter.

ASN adalah pemimpin pasar di Industri Bawah Laut dengan pengalaman lebih dari 160 tahun di bidang manufaktur dan berhasil memasang lebih dari 700.000 kilometer sistem kabel telekomunikasi bawah laut di seluruh dunia.

Pemerintah ke-VIII waktu itu mengalokasikan dana sebesar $ 41,6 juta dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) 2022 untuk pembelian peralatan kabel fiber optik bawah laut.

Menurut Rencana Pembangunan Strategis Timor-Leste (SDGs 2011 -2030), salah satu aspek penting pembangunan infrastruktur di negara ini adalah pembangunan kabel fiber optik dari bawah laut untuk memfasilitasi konektivitas internet yang lebih cepat dan terjangkau. 

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!