iklan

KESEHATAN, HEADLINE

UNMICS – LDSC tandatangani MoU dukung Program Gizi Terpadu

UNMICS – LDSC tandatangani MoU dukung Program Gizi Terpadu

Foto bersama usai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UNMICS dan Latter Day Saints Charities (LDSC) dari Hong Kong. Foto Media VPM MCAS-MDRHC

DILI, 23 mei 2024 (TATOLI)— Unit Misi untuk Memerangi Malnutrisi (UNMICS) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Latter Day Saints Charities (LDSC) dari Hong Kong, untuk mendukung Program Gizi Terpadu sebagai sarana memerangi malnutrisi di Timor-Leste.

Dalam siaran pers yang diakses Tatoli, menyebutkan, penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Sosial, Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Masyarakat, Eng. Mariano ASSANAMI Sabino, dan Koordinator Umum Kabinet Kementerian Koordinator Sosial, Arcângelo Leite.

Direktur Eksekutif UNMICS, Joel Maria Pereira, menyatakan bahwa anggaran sebesar $197 ribu untuk tahap pertama terhitung enam bulan (1 juni hingga 31 desember), memberi manfaat bagi 630 orang di lima desa, tidak termasuk Daerah Administratif Spesial  Oe -Cusse Ambeno (RAEOA) yang akan memberikan bermanfaat bagi 397 orang di RAEOA.

Pemerintah melalui UNMICS menandatangani nota kesepahaman ini sebagai upaya bersama dengan para mitra, khususnya organisasi kemanusiaan seperti LDSC, untuk mempromosikan pangan lokal dan di beberapa daerah beternak, menyediakan sumber daya bagi penerima manfaat yang menghadapi masalah kekurangan gizi di daerah yang teridentifikasi.

LDSC adalah organisasi kemanusiaan Amerika Serikat dengan kantor regional di Hong Kong. Perjanjian yang ditandatangani bertujuan untuk mendukung upaya yang dikoordinasikan oleh UNMICS bersama kementerian dan mitra pembangunan Program Gizi Terpadu.

Dilain pihak, Direktur Eksekutif mitra LDSC, Mickey Lui, menyebutkan bahwa dukungan finansial yang diberikan kepada UNMICS bertujuan untuk lebih memperluas program nutrisi terpadu ke wilayah yang telah diidentifikasi.

“Dukungan finansial yang kami berikan kepada UNMICS bukanlah proyek pertama yang kami laksanakan. Kami telah menyelesaikan tiga proyek sebelumnya, dan sekarang kami memperluas aksi kami ke lebih banyak kota. Ini adalah proses yang berkelanjutan, ini bukan yang terakhir. Kami akan terus berdebat bagaimana untuk bergerak maju dan memberikan bantuan lebih lanjut” kata Direktur tersebut.

TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!