iklan

INTERNASIONAL, KESEHATAN, HEADLINE

Kemenkes : Dua item obat telah tiba di Timor-Leste

Kemenkes : Dua item obat telah tiba di Timor-Leste

Obat-obat yang ada di Gudang INFPM, Kampung Alor, Dili. Foto Tatoli/Antonio Daciparu

DILI, 16 januari 2024 (TATOLI)— Perusahaan Sali-Magu Unipesoal Lda, telah mengirimkan dua item obat kategori esensial dari Indonesia ke Timor-Leste. Pengiriman dua item obat itu untuk segera menjawab masalah stock out obat yang terjadi di Rumah Sakit Nasional, rumah sakit rujukan serta pusat kesehatan di Timor-Leste.

Demikian hal itu dikatakan, Direktur Eksekutif Institut Farmasi dan Produk Medis Nasional (INFPM), Brígido Simão Dias de Deus, kepada wartawan dalam konferensi pers yang diadakan di Kampung Alor, Dili, selasa ini.

Direktur Brígido menjelaskan,  Perusahaan Sali-Magu Unipesoal Lda telah mengirim dalam kontainer dua item obat, seperti  Parasetamol dan Salbutamol ke INFPM. “ Kami telah menerimanya pada minggu lalu,” tuturnya.

Berita terkait : 22% item obat stockout di Gudang SAMES

Ia juga menyebutkan, dalam minggu ini Perusahaan Sali-Magu Unipesoal Lda juga akan mengirimkan empat kontainer obat ke Timor-Leste untuk bisa menjawab masalah stock out.

“Sekarang beberapa obat sudah ada di sini, dan telah disimpan di Gudang. Tim masih melakukan verifikasi, dan kami juga telah menerima laporan bahwa beberapa obat lagi akan tiba di Timor-Leste pada 22 hingga 25 januari dari Indonesia,” kata Brigido Simão Dias de Deus.

Dia juga menginformasikan bahwa, Perusahaan Sali-Magu juga telah mengirim beberapa obat dari Australia dan saat ini masih dalam proses pengiriman.

“Ketika obat ini tiba, kita dapat merespons situasi yang sekarang menjadi keluhan bagi semua orang,” jelasnya.

Dijelaskan, obat yang akan tiba lagi berjumlah  84% kategori  obat esensial, 75% kategori obat penting dan 84% kategori obat kebutuhan. Jadi, jika seluruh obat telah tiba di Timor-Leste, maka secara efektiif sudah  dapat merespons kebutuhan masyarakat yang membutuhkan.

Berita terkait : Masalah di Rumah Sakit, Assanami janji pemerintah akan selesaikan

“Kita memerlukan 1.400 item obat. Saat ini ada sekitar 600 item obat, dan 400 item tidak ada. Maka dengan obat-obat yang akan tiba lagi di Timor-Leste dalam minggu ini akan menjamin dan dapat memenuhi kekhawatiran masyarakat selama tiga bulan ke depan,” paparnya.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!