iklan

INTERNASIONAL, HEADLINE, SOSIAL INKLUSIF

PBB perkenalkan proses pendanaan bagi para LSM di Timor-Leste

PBB perkenalkan proses pendanaan bagi para LSM di Timor-Leste

PBB melakukan dialog untuk memperkenalkan proses pendanaan untuk LSM di Timor-Leste tersebut digelar di aula Delta Nova, rabu (25/10). Foto Tatoli

DILI, 25 oktober 2023 (TATOLI)— Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama Forum ONG Timor-Leste (FONGTIL) hari ini melakukan dialog untuk memperkenalkan proses pendanaan untuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Timor-Leste.

PBB melakukan dialog untuk memperkenalkan proses pendanaan untuk LSM di Timor-Leste tersebut digelar di aula Delta Nova, rabu ini.

Direktur Eksekutif FONGTIL, Valentim da Costa Pinto mengatakan pertemuan tersebut adalah kelanjutan dialog yang sudah dilakukan pada juli lalu untuk berbicara dengan para LSM.

“Kehadiran mereka untuk membantu para anggota LSM untuk mengetahui apa yang bisa mereka lakukan untuk memenuhi kriteria agar layak mendapatkan dana dari para donator. Karena, yang kita ketahui PBB sendiri bukan donatur tetapi mereka adalah lembaga yang dipercayai oleh para donatur untuk mengimplementasikan program dengan anggaran yang disediakan,” ungkap Valentim di Delta Nova, rabu ini.

Dalam dialog tersebut PBB memberikan penjelasan bagaimana para LSM lokal bisa meneruskan program yang ada tanpa kehadiran PBB. Salah satunya adalah program Inisiatif Spotlight global untuk menghapuskan kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan di Timor-Leste.

“Pada tahun lalu kita berfokus pada kegiatan Spotlight yang bekerjasma dengan UN Women dan program ini akan berakhir pada akhir oktober 2023 dan kita ingin agar program ini bisa dilanjutkan. Tetapi kita belum bisa memenuhi kriteria sebagai sebuah mitra untuk dapatkan donor langsung sehingga kita harus beraliansi dengan lembaga-lembaga dari PBB,” jelasnya.

Proses untuk mendapatkan dana dari donatur, organisasi nirlaba dapat mengikuti kriteria utama seperti tentukan misi dan tujuan dengan jelas, memiliki rekam jejak keberhasilan yang telah terbukti, memiliki struktur tata kelola yang kuat, menyediakan anggaran dan informasi keuangan yang terperinci dan tawarkan pengakuan.

Kepala Perwakilan PBB di Timor-Leste, Funmi Balogun mengatakan pihaknya sendiri dibentuk berdasarkan pendanaan dan karena  sumber pendanaan yang sedikit banyak organisasi yang akan terpaksa ditutup

“Kami mendapatkan sumber daya dari para negara anggota dan untuk LSM yang ingin terus berjalan harus belajar mengembangkan diri dan membuktikan kinerja yang mereka lakukan agar negara-negara pendonor bisa menyediakan sumber daya tersebut,” ucapnya.

Dalam kesimpulannya, PBB mendapatkan dana donor melalui kontribusi sukarela dari negara-negara anggota, sumbangan dari organisasi non-pemerintah, lembaga swasta, dan individu, serta pendanaan dari program-program khusus dan proyek-proyek yang didanai oleh badan-badan PBB.

Pendanaan ini penting untuk memastikan kelangsungan operasional PBB dan mendukung program-programnya di berbagai bidang.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!