iklan

INTERNASIONAL

Sekretaris Jenderal NGIC wafat, Presiden Republik sampaikan surat belasungkawa

Sekretaris Jenderal NGIC wafat, Presiden Republik sampaikan surat belasungkawa

Sekretaris Jenderal Pusat Internasional Nizami Ganjavi (NGIC), Rovshan Muradov. Foto NGIC

DILI, 11 Juni 2026 (TATOLI) – Presiden Republik dan Peraih Nobel Perdamaian, Jose Ramos-Horta, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Rovshan Muradov, Sekretaris Jenderal Pusat Internasional Nizami Ganjavi (NGIC – Nizami Ganjavi International Center) pada awal bulan Juni ini. Mendiang  meninggal dunia secara tiba-tiba di Istanbul saat menjalankan tugas dalam pelayanan lembaga tersebut.

Dalam surat belasungkawa yang ditujukan kepada Ketua Bersama NGIC, Vaira Vīķe-Freiberga (Presiden Latvia, 1999–2007) dan Ismail Serageldin selaku Wakil Presiden Bank Dunia pada 1992–2000, tertanggal 09 Juni 2026, Presiden Ramos-Horta menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para anggota dan staf Pusat, dan khususnya kepada keluarga Bapak Muradov.

“Izinkan saya menyampaikan kepada para anggota dan staf Pusat Internasional Nizami Ganjavi, dan terutama kepada keluarga Bapak Muradov, belasungkawa dan simpati terdalam saya di masa duka ini. Saya berkesempatan bertemu kembali dengan Rovshan baru-baru ini di Forum Global Baku 2026. Seperti biasa, saya sangat terkesan dengan dedikasinya yang tak kenal lelah, kehangatannya yang tulus, dan komitmennya yang teguh terhadap misi Pusat ini. Kemampuannya yang unik untuk menyatukan orang, mendorong dialog, dan membangun jembatan antara budaya dan perspektif yang berbeda menjadikannya sosok yang sangat dihormati dan dikagumi,” tulis Presiden Republik dalam Surat Belasungkawanya yang diakses Tatoli dari Siaran Pers Istana Kepresidenan Republik.

Pada saat berkabung ini, Presiden Ramos-Horta bergabung dengan Pusat Internasional Nizami Ganjavi dan komunitas internasional dalam memberikan penghormatan kepada mendiang seorang pria yang hidupnya didedikasikan untuk melayani sesama, mempromosikan pemahaman antar bangsa, dan membantu membangun dunia yang lebih kooperatif dan berorientasi pada dialog.

Presiden Republik juga menyampaikan harapannya agar kenangan akan Bapak Muradov tetap menjadi sumber inspirasi bagi semua orang yang melanjutkan misi mulia yang telah beliau bantu wujudkan.

Tim TATOLI

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!