iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL, HEADLINE

Timor-Leste jadi tuan rumah pertemuan ke-34 SEAMEO VOCTECH

Timor-Leste jadi tuan rumah pertemuan ke-34 SEAMEO VOCTECH

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koodinator Bidang Ekonomi, Francisco Kalbuady Lay berbicara dalam pertemuan Dewan Pengurus SEAMEO (Organisasi Menteri Pendidikan Asia Tenggara) ke-34 khusus Pusat Regional untuk Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan dan Teknis (VOCTECH) yang digelar di City8, Dili, senin (23/10). Foto Tatoli /Egas Cristóvão

DILI, 23 oktober 2023 (TATOLI)— Timor-Leste hari ini untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Pertemuan Dewan Pengurus SEAMEO (Organisasi Menteri Pendidikan Asia Tenggara) ke-34 khusus Pusat Regional untuk Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan dan Teknis (VOCTECH).

Timor-Leste menjadi tuan rumah Negara Asia Tenggara (ASEAN) dari SEAMEO Votech Regional Center (SV) ke-34 dalam mendistribusikan buku Manual Quality Operational (MOQ) ke pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Kejuruan (TVET).

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Francisco Kalbuady Lay mengatakan pertemuan tersebut adalah Pekan Keterampilan Internasional Timor-Leste pertama yang digelar oleh Instituto Nacional De Desenvolvimento De Mão-de-Obra (INDMO) dan Kementerian Pendidikan.

“Ini adalah bagian dari meningkatkan kualitas TVET (pendidikan dan pelatihan teknis dan kejuruan) di Asia Tenggara melalui pengembangan sumber daya manusia. Ini adalah pertama kalinya Timor-Leste menjadi tuan rumah untuk meningkatkan pengembangan sumber daya manusia sebelum benar-benar bergabung negara anggota ASEAN,” kata Wakil Perdana Menteri di City 8, Manleuana, senin ini.

Ia menambahkan bahwa Timor-Leste membutuhkan lebih banyak Pelatihan untuk Pelatih (Training of Trainers) tentang kualitas operasi bimbingan untuk meningkatkan kualitas pelatih Timor-Leste dalam membantu kaum muda meningkatkan kemampuan mereka.

Direktur SEAMEO VOCTECH Center, Alias HJ Abu Bakar senang bekerja sama dengan INDMO untuk meninjau dan mengembangkan modul standar kualitas pada sistem TVET di Timor-Leste.

“Selama ini kami telah membantu Timor-Leste melalui INDMO dan Kementerian Pendidikan juga memberikan pelatihan bagi para anak muda dan tidak hanya di pusat pelatihan tetapi juga di sekolah teknik kejuruan yang ada di Timor-Leste,” ucapnya.

Sementara, Direktur INDMO, Isabel Fernandes Delima mengatakan, dengan adanya pertemuan tersebut pusat-pusat pelatihan kejuruan dan kualifikasi Timor-Leste mampu diakui secara nasional, regional, dan global.

Momentum ini sangat berguna bagi Timor-Leste untuk keterampilan internasional pertama. Ini adalah kesempatan untuk menjelaskan secara mendalam tentang buku manual untuk panduan kontrol kualitas kepada TVET.

“Kami baru saja mendistribusikan pengembangan kualifikasi tahunan yang berfokus pada izin operasional dan akreditasi program pelatihan, dan persyaratan untuk pusat pelatihan yang harus dipenuhi seperti manajemen yang baik, pusat pelatihan harus dilengkapi dengan fasilitas pelatihan, peralatan, dan lainnya,” pungkasnya.

Dalam petemuan tesebut juga diluncurkan tiga modul seperti Standar kualifikasi nasional di semua pekerjaan utama, Kurikulum nasional untuk semua program pelatihan yang terdaftar serta sistem yang memungkinkan penyedia pelatihan terdaftar dari sektor pemerintah, masyarakat dan non-pemerintah untuk menyelenggarakan pelatihan yang terakreditasi.

“Modul-modul ini akan menjadi pedoman bagi TVET kita di Timor-Leste guna meningkatkan kualitas dan mampu diakui secara internasional,” katanya.

Diketahui, acara SEAMEO VOCTECH diikuti oleh sepuluh (10) negara anggota ASEAN dimana Myanmar secara daring, serta beberapa negara yang mendukung TVET di Timor-Leste seperti Inggris, Selandia Baru, Australia, Jerman, Perancis, Belanda, Kanada, Spanyol dan Maroko. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!