iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL

UNDP: 48 kaum muda ikuti program YIP tahap II

UNDP: 48 kaum muda ikuti program YIP tahap II

Foto bersama 48 kaum muda Timor-Leste siap mengikuti Program Magang Pemuda (YIP-Youth Internship Programme) tahap II selama empat bulan terhitung februari hingga mei 2023. Foto Tatoli

DILI, 11 februari 2023 (TATOLI)—  Sebanyak 48 kaum muda Timor-Leste siap mengikuti Program Magang Pemuda (YIP-Youth Internship Programme) tahap II selama empat bulan terhitung februari hingga mei 2023.

Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP)  telah mengumumkan bahwa ada 48 kaum muda yang telah terdaftar dan siap mengikuti  Program YIP tersebut.

Perwakilan UNDP di Timor-Leste, Tuya Altangerel menyebutkan pendaftaran untuk program YIP telah dibuk sejak awal januari 2023 dimana melibatkan tujuh  perusahaan dalam negeri sebagai tempat magang untuk para peserta.

“Kami menerima lebih dari 400 lamaran untuk magang ini dan hanya 48 dari Anda yang diterima. Ini bukan kesempatan yang dimiliki semua orang. Jadi pastikan Anda melakukan yang terbaik selama magang ini,” pesan Tuya Altangerel dalam sambutannya dalam  acara Program YIP tahap II di Suai Room, Timor Plaza, jumat.

Disebutkan, 48 peserta program YIP terbagi untuk perusahaan seperti Bank Nasional Perdagangan Timor-Leste – BNCTL (37), Bank Republik Indonesia-BRI (4), Bank Mandiri (2), Bollore (3), Aliansi Pengendalian Tembakau Nasional–ANCT (1), Millenium Green Agro (1), Quinta Portugal (1).

Proses magang akan dimulai pertengahan februari hingga mei 2023 dimana uang saku kecil akan diberikan per bulan untuk magang. Program ini memiliki 50% magang wanita dan hanya ditawarkan untuk kaum muda berusia 24 -27 tahun yang baru menyelesaikkan proses pembelaajran di perguruan tinggi pada tahun 2020 ke atas.

Program YIP adalah garapan dari UNDP, KOICA (Korea International Cooperation Agency) dan SEFOPE (Sekretariat Negara Pelatihan Professional dan Ketenagakerjaan) melalui proyek Youth Employment and Entrepreneurship Skills (YEES).

Sekretaris  Negara Pelatihan Professional dan Ketenagakerjaan (SEFOPE), Alarico do Rosario berterima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang ikut terlibat dalam program YIP demi menyediakan tempat magang untuk para peserta.

“Mereka adalah generasi kita, saya meminta kalian  untuk membagikan pengalaman kalian kepada mereka serta mendukung mereka selama proses berjalan. Karena, dengan ini kita bisa  menjamin sumber daya manusia kita di masa depan,” ucapnya.

Selain itu, Duta Besar Korea Selatan untuk Timor-Leste, Shin Mantaek berharap dengan program tersebut para peserta bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar karena mereka adalah harapan bangsa.

“Negara Korea tidak dibangun dengan sumber daya alam tetapi karena kegigihan sumber daya manusia, dan kami telah melaluinya serta telah menjadi negara yang seperti ini karena kekuatan pendidikan,” katanya

Dalam laporan KOICA, proyek YEES akan berjalan selama enam tahun (2022-2027) dengan anggaran proyek sebesar $7.320.946,67 yang bersumber dari KOICA ($5.998.176,67), Pemerintah melalui MTKI (Kementerian Pariwisata, Perdaganagan dan Industri) sebesar $832,770.00 dan UNDP ($490,000.00).

Reporter   : Cidalia Fátima

Editor        : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!